Bupati Rusdi Dorong Mahasiswa Jadi Motor Inovasi Pembangunan Daerah
PASURUAN, Suarabangilmedia.com β Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo, mengajak kalangan mahasiswa untuk terlibat aktif dalam pembangunan daerah. Menurutnya, keterlibatan generasi muda dalam proses pembangunan akan memperkuat arah kemajuan Kabupaten Pasuruan di masa mendatang.
Hal itu disampaikan Bupati saat menjadi narasumber dalam kegiatan Dialog Publik Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Pasuruan Raya, yang digelar di Auditorium Mpu Sindok, Komplek Perkantoran Kabupaten Pasuruan, pada Sabtu (18/10/2025).
Dalam forum yang dihadiri ratusan mahasiswa tersebut, Rusdi menegaskan bahwa perguruan tinggi memiliki peran penting sebagai pusat gagasan dan inovasi. Ia berharap mahasiswa tidak hanya berfokus pada dunia akademik, tetapi juga peka terhadap persoalan sosial dan pembangunan yang ada di lingkungannya.
βMahasiswa harus punya visi besar tentang masa depan. Dunia sekarang menuntut kecepatan dan kreativitas, terutama di era digital. Pemerintah daerah terbuka terhadap ide, masukan, dan kolaborasi dari generasi muda,β ujarnya di hadapan peserta dialog.
Bupati juga menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Pasuruan untuk menyiapkan wadah yang dapat menumbuhkan kemandirian mahasiswa. Salah satunya melalui pembentukan Pasuruan Creativity Center (PCC), sebuah fasilitas pembelajaran dan pelatihan kewirausahaan berbasis digital.
βPCC akan menjadi ruang bagi masyarakat dan mahasiswa untuk mengembangkan ide bisnis dan keterampilan digital. Kami ingin anak muda Pasuruan tidak hanya mencari pekerjaan, tapi juga menciptakannya,β jelasnya.
Selain membahas peran pemuda, Rusdi turut mengulas sejumlah prioritas pembangunan di masa pemerintahannya bersama Wakil Bupati Shobih Asrori. Fokus utama diarahkan pada peningkatan kualitas infrastruktur dan layanan publik agar berdampak langsung bagi masyarakat.
βKami ingin setiap layanan publik berjalan efektif dan transparan. Untuk infrastruktur jalan, misalnya, kami terus melakukan evaluasi berkala agar perbaikan yang dilakukan benar-benar bertahan lama,β ungkapnya.
Tak hanya infrastruktur, sektor kesehatan juga menjadi perhatian serius. Pemkab Pasuruan menargetkan seluruh Puskesmas induk beroperasi selama 24 jam pada tahun 2026, disertai peningkatan mutu layanan di rumah sakit daerah.
βKami sedang menyiapkan sistem pelayanan terpadu. Tahun depan, seluruh Puskesmas induk akan siaga 24 jam. Pelayanan masyarakat harus mudah diakses tanpa batas waktu,β tambahnya.
Dialog publik yang turut menghadirkan Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan, Samsul Hidayat, berlangsung interaktif dan penuh antusiasme. Para mahasiswa dari berbagai kampus di Pasuruan Raya aktif menyampaikan pandangan dan gagasan dalam sesi diskusi yang berjalan dinamis selama hampir tiga jam. (*)