Bus Salip Kendaraan, Pemotor Asal Situbondo Tewas di Jalur Pantura Pasuruan
Pasuruan, Suarabangilmedia.com – Kecelakaan maut kembali terjadi di jalur pantura Pasuruan. Seorang pemotor asal Situbondo tewas setelah terlibat tabrakan dengan sebuah bus di Jalan Raya Rejoso, Desa Kemantren Rejo, Kecamatan Rejoso, Rabu (31/12) pagi.
Korban diketahui bernama Moch Aril Maulana (20), warga Desa Tegal Wangkal, Kecamatan Suboh, Kabupaten Situbondo. Ia meninggal dunia di lokasi kejadian akibat luka berat yang dialaminya.
Peristiwa nahas itu terjadi sekitar pukul 08.50 WIB. Saat itu, korban mengendarai sepeda motor bernopol P 2598 DQ dan melaju dari arah barat ke timur.
Dari arah berlawanan, melintas sebuah bus Hino warna biru-putih bernopol L 7259 UB yang dikemudikan Joko Harianto (42), warga Jalan Tidar, Kecamatan Kademangan, Kota Probolinggo.
Sesampainya di lokasi kejadian, bus tersebut diduga mendahului kendaraan lain dari sisi kanan. Namun, jarak pandang dan ruang gerak yang tidak memadai membuat bus bertabrakan dengan motor korban.
“Benturan terjadi depan dengan depan,” kata Kanit Gakkum Satlantas Polres Pasuruan Kota Ipda Zulkifli.
Akibat tabrakan keras tersebut, korban mengalami luka robek pada paha kanan, pendarahan dari hidung dan telinga, patah tulang di kedua tangan dan kaki, robek pada kelopak mata kiri, serta memar di sejumlah bagian kepala dan wajah.
Korban dinyatakan meninggal dunia di tempat kejadian dan selanjutnya dievakuasi ke kamar jenazah RSUD dr R Soedarsono, Kota Pasuruan.
Selain menelan korban jiwa, kecelakaan ini juga menyebabkan kerusakan pada kedua kendaraan. Sepeda motor korban mengalami kerusakan parah dengan estimasi kerugian sekitar Rp 2 juta. Sementara bus mengalami kerusakan di bagian lampu dan bumper depan kanan dengan taksiran kerugian Rp 1,5 juta.
“Sopir bus dalam kondisi selamat,” pungkas Zulkifli. (*)