Kotak Amal Masjid An Nur Nguling Digondol Maling, Polisi Telusuri Rekaman CCTV
NGULING, Suarabangilmedia.com – Aksi pencurian kotak amal terjadi di Masjid An Nur, Desa Sedarum, Kecamatan Nguling, Kabupaten Pasuruan. Peristiwa tersebut kini menjadi perhatian aparat kepolisian, yang masih melakukan penyelidikan intensif guna mengungkap pelaku.
Polsek Nguling bergerak cepat dengan memeriksa sejumlah saksi dan mengamankan rekaman kamera pengawas (CCTV) di sekitar lokasi kejadian. Dari rekaman tersebut, polisi memperoleh petunjuk awal terkait ciri-ciri terduga pelaku.
“Petugas Polsek Nguling telah mengamankan CCTV yang merekam aksi pencurian kotak amal masjid. Saat ini kasus masih dalam tahap penyelidikan,” ujar Plt Kasi Humas Polres Pasuruan Kota, Aipda Junaidi, Rabu (8/1).
Berdasarkan hasil penelusuran sementara, pelaku diduga beraksi seorang diri. Dalam rekaman CCTV, pelaku terlihat mengenakan jaket hoodie berwarna gelap, bersarung, serta membawa tas selempang.
Sebelum melancarkan aksinya, pelaku tampak mondar-mandir di area masjid. Polisi menduga hal itu dilakukan untuk memastikan situasi sekitar dalam kondisi aman dan sepi.
Setelah yakin tidak ada orang di sekitar lokasi, pelaku masuk ke dalam masjid. Di dalam masjid, pelaku melepas sarung yang dikenakannya dan terlihat menggunakan celana pendek. Sarung tersebut kemudian digunakan untuk menutupi kotak amal, diduga agar tidak menimbulkan suara atau menarik perhatian.
Kotak amal yang telah dibungkus sarung itu lalu diangkat seorang diri dan dibawa keluar masjid. Pelaku selanjutnya meninggalkan lokasi menggunakan sepeda motor.
Aksi pencurian tersebut diperkirakan terjadi pada Selasa (6/1) dini hari. Akibat kejadian itu, uang dalam kotak amal diperkirakan mencapai Rp 3 juta raib. Kotak amal hanya menyisakan uang recehan dengan nilai puluhan ribu rupiah.
“Uang yang dicuri dari kotak amal diduga sekitar Rp 3 juta,” jelas Aipda Junaidi.
Hingga kini, polisi masih memburu pelaku dan mengembangkan penyelidikan berdasarkan rekaman CCTV serta keterangan para saksi. Aparat mengimbau masyarakat yang mengetahui informasi terkait kejadian tersebut agar segera melapor ke pihak kepolisian. (*)