Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.    

Cuaca Ekstrem Meluas, BPBD Pasuruan Perkuat Kewaspadaan Angin Kencang dan Puting Beliung

0
WhatsApp-Image-2026-01-08-at-50421-PM-275943120

BANGIL, Suarabangilmedia.com — Pemerintah Kabupaten Pasuruan melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) terus meningkatkan kewaspadaan masyarakat menyusul cuaca ekstrem yang melanda hampir seluruh wilayah. Selain potensi banjir dan tanah longsor, ancaman angin kencang hingga puting beliung juga menjadi perhatian serius.

Peringatan tersebut disampaikan setelah sejumlah kejadian pohon tumbang dilaporkan terjadi akibat terpaan angin kencang dalam beberapa hari terakhir. Kondisi ini dinilai sebagai bagian dari meningkatnya risiko bencana hidrometeorologi di musim hujan.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Pasuruan, Sugeng Hariyadi, mengatakan bahwa intensitas hujan sedang hingga lebat terjadi hampir setiap hari dan kerap disertai angin kencang. Situasi tersebut berpotensi memicu berbagai kejadian darurat di wilayah rawan.

“Cuaca ekstrem saat ini hampir merata di Kabupaten Pasuruan. Hujan turun setiap hari dan sering disertai angin kencang,” ujar Sugeng.

Ia menambahkan, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) juga telah mengeluarkan peringatan dini terkait potensi cuaca ekstrem yang diperkirakan berlangsung sejak 1 hingga 10 Januari 2026. Risiko tertinggi disebut terjadi mulai siang hingga menjelang sore hari.

“Dalam periode tersebut, potensi cuaca ekstrem cukup tinggi, sehingga masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan,” jelasnya.

Terkait penanganan dampak di lapangan, Sugeng memastikan BPBD bergerak cepat setiap kali menerima laporan. Koordinasi dilakukan bersama pemerintah desa, relawan, serta pemilik rumah atau tempat usaha di sekitar lokasi kejadian, khususnya dalam penanganan pohon tumbang.

“Setelah koordinasi, langsung kami lakukan pemotongan pohon untuk memudahkan evakuasi dan pembersihan area terdampak,” katanya.

BPBD Kabupaten Pasuruan juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada namun tidak panik. Warga diminta lebih berhati-hati saat beraktivitas di luar rumah, terutama ketika hujan deras disertai angin kencang.

“Jika hujan lebat, sebaiknya menepi dan mencari tempat aman. Hindari berteduh di bawah pohon besar karena berisiko tumbang,” tegas Sugeng.

Dengan kesiapsiagaan dan sinergi antara pemerintah dan masyarakat, BPBD berharap potensi risiko akibat cuaca ekstrem dapat diminimalkan. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Promo Iklan Hubungi Kami