Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.    

TPT Jembatan Wonorejo Ambrol, Akses Mobil Lumpuh Total

0
F-tpt-tergerus-2144876408

Wonorejo, Suarabangilmedia.com – Tembok penahan tanah (TPT) jembatan penghubung desa di Dusun Taman Timur, Desa Tamansari, Kecamatan Wonorejo, Kabupaten Pasuruan, ambrol akibat derasnya arus sungai. Akibat kejadian ini, akses kendaraan roda empat lumpuh dan hanya sepeda motor yang bisa melintas.

Ambrolnya TPT terjadi setelah debit air sungai meningkat tajam dalam beberapa hari terakhir. Arus deras menggerus fondasi hingga struktur penahan kehilangan kekuatan dan runtuh.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Pasuruan, Sugeng Hariyadi, membenarkan kejadian tersebut. Ia menyebut arus sungai yang tidak normal menjadi pemicu utama kerusakan jembatan.

“Aliran air sungai yang sangat deras menggerus struktur TPT sampai akhirnya ambrol,” kata Sugeng.

Hasil asesmen di lapangan menunjukkan, TPT yang rusak memiliki panjang sekitar 6 meter, tinggi 5,5 meter, dan lebar 3 meter. Kondisi ini membuat jembatan tidak aman dilalui kendaraan roda empat.

“Untuk sementara kendaraan roda empat tidak boleh melintas karena berisiko terhadap keselamatan. Pengguna jalan diarahkan memutar melalui jalur desa,” tegasnya.

Sebagai langkah darurat, petugas memasang terpal dan garis pembatas di sekitar jembatan yang terdampak guna mencegah potensi kecelakaan.

“Kami sudah melakukan asesmen dan pengamanan lokasi. Koordinasi dengan pihak terkait terus dilakukan untuk penanganan selanjutnya,” pungkas Sugeng. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Promo Iklan Hubungi Kami