July 30, 2026
Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.    

Pasuruan Masuk Tiga Besar Peredaran Narkoba Jatim, Polisi Gencarkan Edukasi ke Pelajar

0
F-narkoba-pelajar-2-78139277

BANGIL, Suarabangilmedia.com – Kabupaten Pasuruan tercatat sebagai salah satu daerah dengan tingkat peredaran narkoba tertinggi di Jawa Timur. Kondisi ini menjadi perhatian serius aparat kepolisian untuk memperkuat upaya pencegahan, khususnya di kalangan pelajar.

Satuan Reserse Narkoba Polres Pasuruan mengambil langkah preventif dengan menyasar lingkungan pendidikan melalui kegiatan sosialisasi bahaya narkoba. Edukasi sejak dini dinilai penting untuk membentengi generasi muda dari ancaman penyalahgunaan zat terlarang.

Kasat Resnarkoba Polres Pasuruan AKP Ali Sadikin menyebut, posisi Pasuruan yang masuk tiga besar peredaran narkoba di Jawa Timur menjadi peringatan keras bagi semua pihak.

β€œIni alarm serius. Pencegahan tidak bisa ditunda dan harus dimulai dari usia sekolah, dengan memberikan pemahaman tentang bahaya narkoba serta dampaknya bagi kesehatan, hukum, dan masa depan,” ujarnya.

Ali Sadikin menilai pelajar termasuk kelompok yang rentan menjadi sasaran jaringan narkoba. Minimnya pengetahuan dan kuatnya pengaruh lingkungan kerap dimanfaatkan pengedar untuk menjerat korban baru.

Karena itu, polisi menekankan pentingnya edukasi terkait jenis-jenis narkoba, pola peredaran, hingga cara menolak ajakan yang mengarah pada penyalahgunaan narkoba.

Selain aspek pencegahan, sosialisasi juga memuat penjelasan mengenai konsekuensi hukum bagi pengguna maupun pengedar narkoba.

β€œKami ingin mereka punya benteng sejak dini. Jangan sampai masa depan generasi muda rusak karena narkoba,” tegasnya. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *