Bapperida Pasuruan Rampungkan Safari Inovasi, Fokus Jaring Ide dari Akar Rumput
BANGIL, Suarabangilmedia.com β Tuntaskan Sosialisasi INOPAMAS 2026, Jaring Terobosan dari Akar Rumput menjadi misi utama Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten Pasuruan saat resmi menutup rangkaian safari kreatif di Aula Dinas Pendidikan, Kamis (12/3).
Sehubungan dengan hal tersebut, penutupan ini menandai berakhirnya perjalanan panjang tim sosialisasi yang sebelumnya telah bergerilya menyisir 24 kecamatan di seluruh wilayah Kabupaten Pasuruan guna memastikan tidak ada potensi lokal yang terlewatkan dalam ajang bergengsi ini.
Di sisi lain, penyelenggaraan hari terakhir yang bekerja sama dengan media lokal ini dibagi menjadi dua sesi strategis, yakni menyasar Organisasi Perangkat Daerah (OPD) serta kalangan dunia pendidikan yang dinilai memiliki gudang ide inovatif namun seringkali belum terwadahi dengan optimal.
Mengingat pentingnya agenda tersebut, Kabid Riset dan Inovasi Bapperida Kabupaten Pasuruan, Rosalina Yunita Chandra, menegaskan bahwa langkah masif ini dilakukan agar narasi Tuntaskan Sosialisasi INOPAMAS 2026, Jaring Terobosan dari Akar Rumput benar-benar terserap hingga level teknis paling bawah di setiap instansi.
Oleh sebab itu, Bapperida sangat menekankan adanya kesamaan persepsi mengenai standar kualitas inovasi yang akan dilombakan, sehingga produk yang dihasilkan nantinya tidak hanya bersifat administratif semata namun memiliki nilai guna yang tinggi bagi masyarakat luas.
Meskipun demikian, tantangan utama dalam lomba tahun ini adalah memastikan adanya unsur kebaruan yang tajam serta jaminan keberlanjutan program, agar setiap usulan yang masuk mampu menjawab tantangan pelayanan publik yang semakin kompleks di era digital.
Berkenaan dengan hal itu, Rosalina menambahkan bahwa inovasi yang dicari bukan sekadar pembuatan aplikasi digital baru yang rumit, melainkan solusi konkret yang mampu menyentuh persoalan fundamental di tengah masyarakat dan memberikan dampak ekonomi yang nyata.
Seiring dengan perkembangan situasi tersebut, pihak panitia terus mendorong agar semangat Tuntaskan Sosialisasi INOPAMAS 2026, Jaring Terobosan dari Akar Rumput dapat memicu lahirnya kreativitas orisinal yang mampu meningkatkan kesejahteraan warga secara berkelanjutan di masa depan.
Terlepas dari itu semua, komitmen kuat dari para kepala OPD dan jajaran pendidik sangat dibutuhkan untuk mengawal ide-ide brilian dari staf maupun siswa agar bisa dikemas menjadi dokumen inovasi yang kompetitif di level daerah hingga nasional.
Menyikapi fenomena tersebut, setelah tahapan sosialisasi ini berakhir, para calon peserta kini diwajibkan untuk segera melakukan penggalian ide mendalam dan memulai proses pendaftaran karya mereka melalui sistem yang telah disiapkan oleh tim Bapperida.
Sebagai langkah antisipasi ke depan, pemerintah daerah optimis bahwa melalui semangat Tuntaskan Sosialisasi INOPAMAS 2026, Jaring Terobosan dari Akar Rumput, Kabupaten Pasuruan akan kembali melahirkan prestasi gemilang yang diakui secara luas di kancah riset nasional.
Pada akhirnya, seluruh elemen masyarakat diharapkan dapat berpartisipasi aktif guna menyukseskan visi pembangunan daerah yang maju dan berkelanjutan melalui gerakan Tuntaskan Sosialisasi INOPAMAS 2026, Jaring Terobosan dari Akar Rumput. (*)