Tiga Dasawarsa Bertahan, Tradisi Ski Lot di Pasuruan Jadi Magnet Warga di Puncak Perayaan Lebaran
PASURUAN | Suarabangilmedia – Sebuah tradisi yang telah mengakar selama 29 tahun kembali menjadi pusat perhatian warga di Desa Tambaklekok, Kecamatan Lekok, Kabupaten Pasuruan. Tradisi Ski Lot, yang rutin digelar setiap hari ketujuh Idul Fitri, berlangsung meriah pada Sabtu (28/3/2026), menandai konsistensi pelestarian budaya lokal yang telah berlangsung hampir tiga dekade.
Ribuan warga tampak memadati kawasan tambak yang disulap menjadi arena kompetisi. Kehadiran mereka tidak hanya untuk menyaksikan para peserta adu cepat melintasi lumpur, tetapi juga menikmati rangkaian hiburan rakyat seperti musik dangdut dan beragam kuliner yang tersedia di sekitar lokasi.
Salah satu peserta, Fahri, mengungkapkan bahwa dirinya telah beberapa kali berpartisipasi dalam festival tahunan ini. Tahun ini, ia berhasil menyabet juara pertama meskipun harus mengeluarkan tenaga ekstra. “Alhamdulillah tahun ini juara satu. Syukur sekali karena sebenarnya capek sekali karena harus mengayuh di dalam lumpur,” ujarnya usai perlombaan.
Kepala Desa Tambaklekok, Muhammad Djamil, menyampaikan bahwa antusiasme peserta tahun ini mengalami peningkatan signifikan. Jumlah peserta melonjak dari 16 orang pada tahun lalu menjadi 24 orang. Menurutnya, peningkatan ini dipicu oleh penambahan nilai hadiah bagi para pemenang. Peserta yang bertanding berasal dari tiga desa, yakni Tambaklekok, Jatirejo, dan Pasinan.
Tidak hanya ski lot, panitia penyelenggara juga menggelar sejumlah lomba lain untuk memeriahkan suasana Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah. Beberapa di antaranya adalah lomba dayung atau balap perahu, lomba tarik tambang, serta lomba karaoke yang digelar pada hari-hari sebelumnya. “Yang penting meriah,” singkat Muhammad Djamil.
Ke depan, pihak Pemerintah Desa Tambaklekok berharap mendapatkan dukungan pembangunan pagar permanen di sekeliling tambak. Harapan ini muncul agar pelaksanaan acara di masa mendatang lebih tertata rapi dan tidak perlu lagi menggunakan pagar bambu sementara seperti yang dilakukan selama ini.
Turut hadir dalam acara tersebut, Wakil Bupati Pasuruan, Shobih Asrori. Ia mengaku senang dapat hadir dan memberangkatkan langsung para peserta lomba. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi atas konsistensi Pemerintah Desa Tambaklekok yang telah melestarikan tradisi Ski Lot selama 29 tahun. “Mewakili Bupati Rusdi, kami mengapresiasi langkah Pemdes Tambaklekok yang sudah 29 tahun melestarikan tradisi ski lot ini,” ucapnya.
Gus Shobih, sapaan akrabnya, berharap tradisi turun-temurun ini terus dikembangkan dengan inovasi baru setiap tahunnya. Ia optimis bahwa pengembangan wisata berbasis budaya seperti ini dapat meningkatkan daya tarik masyarakat untuk terus berkunjung. “Pengembangan wisata bisa ditingkatkan terus ditambah inovasi supaya masyarakat gak bosan datang ke sini,” harapnya. (*)