Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.    

Jalan-Jembatan Prioritas Pembangunan Desa Watuprapat Nguling Pasuruan, Anggaran Rp1,2 Miliar untuk Infrastruktur dan Ayam Petelur

0
dipaving-perbaikan-jalan-di-dusun-waru-jalan-ini-menjadi-jalan-usaha-tani-bagi-masyarakat-di-desa-watuprapat-foto-pemdes-watuprapat-for-jawa-pos-radar-bromo-Xn04a

Nguling | Suarabangilmedia.com – Pembangunan infrastruktur tetap menjadi prioritas utama di Desa Watuprapat, Kecamatan Nguling, Kabupaten Pasuruan, sepanjang tahun 2026. Pemerintah desa setempat akan melanjutkan sebagian pembangunan yang sudah terealisasi pada tahun 2025. Selain itu, ada rencana baru yang mulai disiapkan, yakni membangun Sistem Informasi Desa (SID).

Kepala Desa Watuprapat, Mariyono, menjelaskan beberapa rencana yang akan direalisasikan pada tahun 2026. Di bidang infrastruktur, fokus utamanya adalah pemeliharaan jalan dan jembatan. Namun, yang paling ditonjolkan tahun ini adalah pembangunan SID sebagai terobosan baru.

“SID ini agar masyarakat bisa mengadu kepada kami. Apapun itu nanti akan diteruskan ke pihak terkait,” ujar Mariyono. Sistem ini dirancang untuk memudahkan warga berkomunikasi dengan pemerintah desa. Semua keluhan dan aspirasi akan terdata dengan lebih rapi dan cepat ditindaklanjuti.

Tahun ini, Pemerintah Desa Watuprapat memiliki anggaran sebesar Rp1.213.862.190. Sebagian besar anggaran tersebut dialokasikan untuk pemeliharaan jalan dan jembatan. Pasalnya, jumlah masyarakat yang beraktivitas di desa ini begitu banyak setiap harinya.

“Untuk kenyamanan masyarakat, maka pemeliharaan infrastruktur masih sangat penting,” tegas Mariyono. Pemeliharaan jalan tahun ini mencakup jalan di Dusun Waru dan jalan usaha tani di seluruh desa. Di Dusun Waru juga terdapat jembatan yang harus segera dilakukan pemeliharaan.

“Ada sejumlah pemeliharaan di tahun ini dan menunggu anggaran cair,” ujarnya. Selain pemeliharaan, sejumlah jalan di lima dusun sudah diperbaiki pada tahun kemarin. Rinciannya: Dusun Sekolahan volume 2,5 x 100 meter; Dusun Kedundung volume 2,5 x 150 meter dan 2 x 117 meter; Dusun Waru volume 2 x 60 meter dan 2 x 30 meter. Total anggaran untuk pembangunan jalan ini mencapai Rp217.061.000.

“Kami juga membangun jalan di lima dusun. Kami menghabiskan ratusan juta karena jalan di desa perlu kenyamanan untuk masyarakat,” ujar Mariyono. Peningkatan akses jalan ini diharapkan dapat mendukung mobilitas warga. Terutama untuk mengangkut hasil pertanian dan aktivitas ekonomi lainnya.

Selain infrastruktur fisik, Desa Watuprapat juga memiliki program ketahanan pangan berupa ayam petelur. Program ini bertujuan agar desa tidak selalu mengandalkan dana desa (DD) semata. Pemdes mengeluarkan anggaran Rp214.148.000 untuk membangun peternakan ayam petelur.

Peternakan ayam petelur ini saat ini dikelola oleh Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). “Nanti hasilnya itu akan masuk ke desa dan akan kembali ke masyarakat,” pungkas Mariyono. Ke depan, hasil dari peternakan ini diharapkan menjadi sumber pendapatan asli desa. (HS)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Promo Iklan Hubungi Kami