May 2, 2026
Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.    

May Day 2026, Bupati Pasuruan: Tuntutan Buruh Kami Teruskan ke Pusat

0
Untitled

Pandaan| Suarabangilmedia.com – Ada yang berbeda dari peringatan May Day atau Hari Buruh Internasional tahun 2026 di Kabupaten Pasuruan. Perayaan yang digelar di Taman Chandra Wilwatikta, Pandaan, pada Jumat (1/5/2026) tak hanya diisi dengan fun walk dan olahraga bersama. Acara juga diwarnai dengan pembacaan petisi buruh yang berisi tuntutan dan harapan para pekerja.

Pantauan di lokasi, petisi tersebut dibacakan oleh Sholeh, salah seorang ketua federasi serikat buruh. Ia didampingi oleh puluhan ketua serikat buruh lainnya. Suasana khidmat mewarnai momen pembacaan tuntutan tersebut.

Ketua Panitia May Day 2026, Arifin, mengatakan ada banyak tuntutan yang disampaikan dalam petisi. Namun, ada satu poin paling penting yang menjadi sorotan utama. “Harapan kami diberikan kado istimewa, yakni penghapusan sistem outsourcing seperti yang disampaikan Pak Presiden, karena itu sangat menyiksa para buruh,” katanya.

Arifin menjelaskan bahwa sistem outsourcing dianggap sangat merugikan buruh. Para pekerja tidak mendapatkan kepastian kerja dan hak-hak yang seharusnya mereka terima. Karena itu, serikat buruh mendesak pemerintah pusat untuk segera merealisasikan janji penghapusan outsourcing.

Selain tuntutan kepada pemerintah pusat, para buruh juga berharap kepada Pemerintah Kabupaten Pasuruan. Mereka meminta perlindungan tenaga kerja dari semua hal, mulai dari proses perekrutan hingga setelah diterima bekerja. “Untuk bisa melindungi tenaga kerja baik perekrutan maupun setelah diterima bekerja. Untuk semua pekerja tanpa terkecuali,” imbuh Arifin.

Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo, yang hadir dalam acara tersebut memberikan respons cepat. Ia menegaskan bahwa Pemkab Pasuruan akan langsung menindaklanjuti aspirasi para pekerja. “Kami lakukan melalui prosedur kedinasan atau melalui jalur resmi bersurat, meskipun keputusan akhir ada di tangan pusat,” tegasnya.

Langkah ini diambil sebagai bentuk dukungan nyata pemerintah daerah dalam menjembatani harapan serikat pekerja. Tuntutan para buruh akan dikirim ke tingkat nasional secara resmi. Mas Rusdi memastikan bahwa suara buruh Pasuruan akan sampai ke pemegang kebijakan di pusat.

Di hadapan para buruh, Mas Rusdi – sapaan akrab Bupati – menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya. Ia berterima kasih kepada semua pihak yang telah menjaga jalannya aksi peringatan May Day. Acara berlangsung dengan aman dan tertib tanpa insiden berarti.

“Alhamdulillah masalah hubungan industrial antara pengusaha dan rekan-rekan pekerja bisa diselesaikan dengan baik selama ini,” lanjut Mas Rusdi. Pihaknya terus memantau agar komunikasi antara kedua belah pihak tetap berjalan harmonis. Tujuannya untuk mencegah terjadinya perselisihan yang berkepanjangan. (HS)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *