Desa Wotgalih Nguling Permudah Akses Antardusun & Benahi Saluran Air Pertanian
Nguling | Suarabangilmedia.com – Sektor pertanian masih menjadi fokus utama pembangunan di Desa Wotgalih, Kecamatan Nguling, Kabupaten Pasuruan. Banyak warga desa yang bekerja sebagai petani. Pemerintah desa terus membangun infrastruktur untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Pada tahun 2025, Pemerintah Desa Wotgalih membenahi saluran air atau irigasi yang sering digunakan petani. Salah satu irigasi yang dibangun berada di RT 13/RW 3, Dusun Pejanten. Tujuannya untuk mempermudah pengairan lahan pertanian warga.
Sekretaris Desa Wotgalih, Risqy Gunawan Putra, menjelaskan fungsi irigasi tersebut. “Irigasi ini menghubungkan ke sawah-sawah warga. Saat membutuhkan bisa buka tutup agar air bisa mengalir ke lahan sawah masing-masing,” katanya. Sistem ini memberikan fleksibilitas bagi petani.
Panjang irigasi yang dibangun mencapai 180 meter dengan lebar 1 meter. Saluran ini mampu menampung debit air dengan ketinggian 60 hingga 80 sentimeter. Besarnya debit air membuat proses pengairan lahan sawah menjadi sangat cepat dan efisien.
Lahan pertanian di Desa Wotgalih mayoritas ditanami padi dan palawija seperti jagung. Irigasi ini sangat membantu petani dalam mengairi tanaman mereka. Air bisa berasal dari mesin pompa bor atau dari sungai saat debit air sedang tinggi.
Selain irigasi, pemerintah desa juga membangun TPT (Tembok Penahan Tanah) di RT 19/RW 4, Dusun Karanganyar. TPT ini memiliki panjang 190 meter dan tinggi 1,5 meter. Pembangunan TPT dilakukan karena lahan tersebut sering mengalami longsor yang mengancam keselamatan warga.
Pemerintah desa juga melakukan pavingisasi untuk memperlancar akses antardusun. Pengerjaan paving dilakukan di RT 6 dan RT 7/RW 2, Dusun Sumber. Volume paving di RT 6 adalah lebar 120 x 2 meter, sementara di RT 7 adalah 2 x 42 meter.
“Pembangunan tersebut sudah selesai pada tahun kemarin,” sampainya Risqy. Pavingisasi ini membuat akses warga antardusun menjadi lebih mudah dan nyaman. Tidak ada lagi jalan becek atau berlubang yang menyulitkan mobilitas.
Risqy menjelaskan bahwa pembangunan TPT dan paving ini demi kenyamanan masyarakat untuk melintas. Pemerintah desa berkomitmen untuk terus membangun infrastruktur yang mendukung sektor pertanian dan konektivitas antarwilayah. Dengan demikian, kesejahteraan petani dan masyarakat Desa Wotgalih terus meningkat. (HS)