May 4, 2026
Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.    

Tebing Longsor di Tutur Pasuruan, Material Tutup Jalur Antardusun

0
evakuasi-sejumlah-warga-kerja-bakti-mengevakuasi-material-longsor-di-dusun-krajan-2-desa-andonosari-kecamatan-tutur-pemerintah-kecamatan-tutur-for-jawa-pos-radar-bromo-7JRap

Tutur | Suarabangilmedia.com – Bencana alam berupa tanah longsor kembali terjadi di Kecamatan Tutur, Kabupaten Pasuruan. Kali ini, longsor menerjang tebing jalan desa di Dusun Krajan 2, Desa Andonosari. Peristiwa ini terjadi pada Sabtu (2/5) sekitar pukul 02.30 dini hari.

Longsor terjadi bersamaan dengan hujan lebat yang mengguyur desa setempat. Intensitas hujan yang tinggi membuat tanah di tebing kehilangan daya ikat. Akibatnya, material tanah dan bebatuan jatuh menutupi badan jalan di bawahnya.

Kasi Trantib Kantor Kecamatan Tutur, Ike Pratiwi, menjelaskan lokasi kejadian. “Tebing di tepi jalan longsor. Jalan ini merupakan penghubung antardusun di Desa Andonosari,” ujarnya, Minggu (3/5). Jalan yang tertutup sangat vital bagi mobilitas warga.

Ukuran tebing yang longsor cukup besar. Panjang longsoran mencapai 8 meter dengan ketinggian 16 meter. Volume material yang menutup jalan cukup banyak sehingga akses sempat terputus total. Warga tidak bisa melintas sejak dini hari.

Warga setempat bersikap sigap menghadapi musibah ini. Pagi harinya setelah longsor, mereka bergotong royong melakukan kerja bakti. Dengan peralatan seadanya, warga membersihkan dan mengevakuasi material longsoran yang menutup jalan.

Kerja sama warga yang solid membuat proses pembersihan berjalan cepat. Mereka bahu-membahu mengangkat tanah dan bebatuan. Tidak butuh waktu lama bagi mereka untuk membuka akses yang sempat tertutup.

Menjelang siang hari, jalan paving yang sempat terputus akhirnya bisa kembali dilintasi. Warga bisa kembali beraktivitas normal. Kendaraan roda dua maupun roda empat dapat melintas kembali dengan aman.

“Penanganan darurat sudah dilakukan oleh warga. Dari kecamatan sudah melaporkan ke BPBD Kabupaten Pasuruan, juga melakukan asemen ke lokasi dengan memasang terpal untuk penanganan sementara,” jelas Ike Pratiwi. Terpal dipasang untuk mencegah longsor susulan.

BPBD Kabupaten Pasuruan akan segera melakukan asesmen lebih lanjut untuk menentukan langkah penanganan permanen. Warga diimbau tetap waspada, terutama saat hujan deras turun. Kawasan tebing rawan longsor seperti ini perlu mendapat perhatian khusus dari pemerintah. (HS)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *