Rem Blong di Prigen, Motor Jupiter Tabrak Jembatan, Ayah Meninggal
Prigen | Suarabangilmedia.com – Kecelakaan maut terjadi di ruas jalan Dusun Guwo, Desa Sekarjoho, Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan. Peristiwa nahas ini berlangsung pada Minggu pagi (3/5/2026) sekitar pukul 08.30. Sebuah keluarga mengalami kecelakaan tragis saat mengendarai sepeda motor.
Korban adalah keluarga asal Desa Gunting, Kecamatan Sukorejo. Mereka mengendarai sepeda motor Yamaha Jupiter dengan nomor polisi N 4290 TM. Motor dikemudikan oleh sang ayah, sementara istri dan anak dibonceng di belakang.
Identitas korban adalah sebagai berikut: Khusaeni (ayah) sebagai pengendara motor, Khoirun Nisa (41 tahun) sebagai istri yang dibonceng, serta SN (13 tahun) sebagai anak yang juga ikut dalam perjalanan tersebut. Mereka sedang dalam perjalanan saat musibah terjadi.
Sesampainya di lokasi kejadian, motor melintasi jalan menurun yang cukup curam. Diduga rem motor blong atau tidak berfungsi dengan baik. Akibatnya, motor kehilangan kendali dan melaju dengan kecepatan tinggi.
Motor yang tidak bisa dikendalikan tersebut akhirnya menabrak tembok jembatan dengan keras. Benturan yang sangat kuat membuat motor tergeletak di badan jalan jembatan. Sementara ketiga korban terpental dan masuk ke dalam sungai.
Akibatnya sangat fatal. Sang ayah, Khusaeni, mengalami luka parah dan meninggal dunia di lokasi kejadian. Sementara itu, sang ibu Khoirun Nisa (41) dan anaknya SN (13) mengalami luka-luka. Keduanya segera dilarikan ke rumah sakit terdekat.
Warga sekitar yang mendengar suara benturan keras segera berdatangan ke lokasi. Mereka membantu mengevakuasi korban dari sungai. Tim medis dan kepolisian juga segera tiba untuk melakukan pertolongan dan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Kondisi sepeda motor mengalami kerusakan parah akibat benturan dengan tembok jembatan. Bagian depan motor ringsek. Tembok jembatan yang ditabrak juga mengalami kerusakan.
Kecelakaan ini menjadi peringatan bagi semua pengendara, terutama di jalan-jalan yang memiliki turunan curam. Pastikan rem kendaraan berfungsi dengan baik sebelum melakukan perjalanan. Keselamatan keluarga adalah yang utama, jangan memaksakan diri jika kondisi kendaraan tidak prima. (HS)