Tronton Kopling Nyeplos, 6 Kendaraan Tabrakan di Pandaan
Pandaan | Suarabangilmedia.com – Kecelakaan beruntun terjadi di Simpang Tiga Bareng, Desa Sumberejo, Kecamatan Pandaan, Kabupaten Pasuruan, pada Kamis (4/6/2026). Peristiwa ini melibatkan enam kendaraan dan menyebabkan enam orang mengalami luka-luka. Kejadian berlangsung sekitar pukul 14.00 WIB.
Unit Lantas Polsek Pandaan menginformasikan bahwa kendaraan yang terlibat terdiri dari satu tronton, satu truk boks, satu dump truck, dan tiga sepeda motor. Semua kendaraan mengalami kerusakan akibat insiden ini.
Kronologi kejadian bermula saat tronton bermuatan kertas bernomor polisi S 9187 UH melaju dari arah selatan menuju utara. Kendaraan besar ini disopiri oleh Iskandar (40) , warga Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro.
Sesampainya di lokasi kejadian, kopling tronton tiba-tiba nyeplos. Akibatnya, gigi kendaraan tidak dapat dipindah. Tronton pun tidak bisa dikendalikan dengan sempurna.
Tronton yang tidak terkendali kemudian menabrak dua kendaraan yang sedang berhenti di depannya. Kendaraan tersebut adalah sepeda motor Honda Staylo bernomor polisi N 4126 ACO dan truk boks bernomor polisi W 8223 PW.
Motor Honda Staylo dikendarai oleh Eron Maulana (31) , warga Kecamatan Gubeng, Surabaya. Sementara truk boks dikemudikan oleh Nur Qomari (46) , warga Kecamatan Taman, Kabupaten Sidoarjo.
Benturan keras tersebut membuat truk boks terdorong maju. Akibatnya, truk boks ikut menabrak dua sepeda motor yang ada di depannya. Kedua motor tersebut adalah Honda Vario bernomor polisi N 5092 TAK dan satu motor lainnya yang belum diidentifikasi.
Honda Vario dikendarai oleh Wartin (57) , warga Desa Karangjati, Pandaan. Enam korban luka segera dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan medis.
Polisi masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk mengetahui secara pasti penyebab kecelakaan. Petugas juga mengamankan seluruh kendaraan yang terlibat sebagai barang bukti.
Kasus ini menjadi peringatan bagi para pengemudi kendaraan berat untuk selalu memeriksa kondisi kendaraan sebelum melaju. Kelalaian kecil dapat berakibat fatal bagi banyak orang. (HS)