Staf dan Guru Panik Atap Kantor Kamad MIMA Ambrol

Kalirejo, Suarabangilmedia.com β Insiden mengejutkan terjadi pada Senin pagi (16/12/2024) di Madrasah Ibtidaiyah Miftakhul Anwar (MIMA), Bangil, Kabupaten Pasuruan. Sekitar pukul 09.04 WIB, atap kantor Kepala Madrasah (Kamad) ambrol akibat usia bangunan yang sudah tua dan diperparah oleh curah hujan deras belakangan ini. Peristiwa ini menimbulkan kepanikan di kalangan staf dan guru yang berada di lokasi.

Beruntung, Kepala Madrasah, Tasrifin, yang saat itu berada di ruangan, tidak mengalami cedera. Ia menjelaskan bahwa dirinya sempat mendengar suara gemuruh sebelum atap, genteng, dan plafon kantor ambruk. βTiba-tiba suara keras terdengar, dan dalam hitungan detik, atap serta plafon jatuh ke bawah. Peristiwanya sangat cepat,β ujar Tasrifin.
Nur Wahyudianse, salah seorang guru di MIMA, menyampaikan bahwa pihak sekolah kini tengah melakukan pendataan kerusakan serta membersihkan reruntuhan. Ia juga menambahkan, βKami memastikan kondisi saat ini sudah terkendali, meskipun insiden ini meninggalkan trauma bagi beberapa orang. Pihak sekolah berencana melaporkan kejadian ini kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pasuruan.β
Nur Wahyudianse juga menegaskan bahwa MIMA akan segera mengevaluasi kondisi bangunan lain di lingkungan madrasah untuk mencegah peristiwa serupa. Langkah ini dilakukan demi menjaga keselamatan siswa, staf pengajar, dan masyarakat sekitar.

Sementara itu, masyarakat sekitar berharap agar pemerintah setempat memberikan perhatian lebih pada infrastruktur sekolah yang sudah tua, terutama yang rentan mengalami kerusakan akibat cuaca ekstrem. Selain itu, tim BPBD diharapkan segera turun tangan untuk membantu proses evaluasi dan perbaikan bangunan.
Menurut laporan awal, tidak ada korban jiwa dalam insiden ini. Namun, kondisi bangunan kantor Kamad dinilai tidak layak untuk digunakan kembali tanpa perbaikan besar. Tim teknis dari madrasah juga berencana melakukan pemeriksaan menyeluruh untuk memastikan kelayakan bangunan sebelum aktivitas sekolah kembali berjalan normal.
Pihak berwenang mengimbau semua institusi pendidikan di wilayah Pasuruan untuk melakukan pengecekan rutin terhadap infrastruktur bangunan, terutama yang sudah berusia tua. Hal ini penting untuk memastikan keselamatan seluruh penghuni sekolah di tengah musim hujan yang intens.(SantokSB)