September 13, 2026
Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.    

Ditinggal Ayah Meninggal, Dibesarkan Ibu yang Kerja Serabutan, Akbar Bawa Nama Pasuruan ke Parlemen Remaja DPR RI

0
1001866053

PASURUAN | suarabangilmedia.com — Prestasi membanggakan ditorehkan Shovi Akbar Maulana, siswa MAN 1 Pasuruan asal Desa Wonokoyo, Kecamatan Beji, Kabupaten Pasuruan. Di tengah kehidupan keluarga yang sederhana, Akbar berhasil lolos program Parlemen Remaja DPR RI dan menjadi satu-satunya pelajar yang mewakili Kabupaten Pasuruan di tingkat nasional.

Di balik prestasi tersebut, ada kisah perjuangan keluarga yang tidak mudah. Ayah Akbar telah meninggal dunia. Sementara sang ibu, Nuriyati, harus bekerja serabutan untuk memenuhi kebutuhan keluarga dan tetap berusaha memastikan pendidikan anak-anaknya berjalan.

Bagi Nuriyati, keberhasilan Akbar menjadi kebanggaan sekaligus buah dari perjuangan yang selama ini dijalani bersama keluarga.

“Sebagai ibu, saya tentu sangat bangga dan bersyukur Akbar bisa sampai seperti ini. Ayahnya sudah tidak ada, jadi saya hanya bisa berusaha semampu saya untuk memenuhi kebutuhan Akbbar. Saya bekerja serabutan, yang penting halal dan akbar tetap bisa sekolah,” ujar Nuriyati.

Menurutnya, kondisi ekonomi keluarga tidak boleh membuat anak kehilangan kesempatan untuk meraih cita-cita. Ia pun selalu memberikan dorongan kepada Akbar agar tetap belajar dan tidak minder dengan keadaan keluarga.

“Saya selalu bilang kepada Akbar, jangan melihat keadaan kita yang sederhana. Kalau ada kesempatan untuk belajar, manfaatkan sebaik-baiknya. Jangan menyerah hanya karena kita tidak punya banyak. Ibu mungkin tidak bisa memberikan harta, tetapi saya ingin memberikan semangat supaya anak-anak bisa punya masa depan yang lebih baik,” tuturnya.

Nuriyati mengaku semakin terharu ketika mengetahui anaknya berhasil lolos setelah bersaing dengan ribuan pelajar dari berbagai daerah.

“Saya tidak menyangka bisa sampai sejauh ini. Yang saya pikirkan selama ini hanya bagaimana anak-anak bisa sekolah. Ketika Akbar menyampaikan bahwa dia lolos Parlemen Remaja DPR RI, saya sangat senang dan terharu. Apalagi dia membawa nama Kabupaten Pasuruan,” ungkapnya.

Tercatat sebanyak 6.975 pelajar mendaftar dalam program tersebut. Dari jumlah itu, hanya 200 peserta yang dinyatakan lolos. Jawa Timur sendiri mengirimkan 29 peserta terpilih, sementara dari Dapil II hanya terdapat dua peserta yang berhasil lolos, termasuk Shovi Akbar Maulana.

Kelolosan Akbar menjadi capaian tersendiri bagi dunia pendidikan Kabupaten Pasuruan. Ia tidak hanya membawa nama MAN 1 Pasuruan, tetapi juga menjadi satu-satunya representasi pelajar Kabupaten Pasuruan dalam program Parlemen Remaja DPR RI.

Bagi keluarga Akbar, capaian tersebut memiliki makna yang jauh lebih besar dari sekadar sebuah prestasi. Di baliknya terdapat perjuangan seorang ibu yang tetap bertahan setelah kehilangan suami, bekerja serabutan, dan berusaha menjaga agar anak-anaknya tetap mendapatkan pendidikan.

“Saya hanya berharap Akbar terus belajar, jangan sombong dan jangan lupa dengan keluarga. Kalau nanti punya kesempatan lebih besar, gunakan untuk kebaikan. Saya sebagai ibu hanya bisa mendoakan semoga cita-citanya tercapai dan bisa membanggakan keluarga serta membawa nama baik Pasuruan,” pungkas Nuriyati. (red)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *