Doa Bersama dan Santunan Anak Yatim di Wisata Religi Miniatur Ka’bah Desa Oro – Oro Ombo Wetan
Pasuruan, Suarabangilmedia.com – Desa Oro – Oro Ombo Wetan, Kecamatan Rembang, Kabupaten Pasuruan, menggelar acara doa bersama dan santunan anak yatim di kawasan wisata religi Miniatur Ka’bah pada Selasa (31/12/2024). Acara yang penuh makna ini bertujuan untuk mempererat kebersamaan antarwarga sekaligus mendukung kesejahteraan sosial di desa tersebut.

Kegiatan yang dihadiri oleh berbagai tokoh penting ini mendapat sambutan antusias dari masyarakat setempat. Kepala Desa Oro – Oro Ombo Wetan, Bapak Amin Tohari S.T., didampingi Camat Rembang, Bapak Firdaus Andara, Danramil Rembang, Bapak Joko, serta Wakil Bupati terpilih Gus Shobih, turut memimpin jalannya acara tersebut. Selain itu, ibu-ibu kader desa dan tokoh masyarakat setempat juga hadir memberikan dukungan penuh.

Dalam sambutannya, Bapak Amin Tohari S.T. menegaskan bahwa acara ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk membangun dan menciptakan lingkungan desa yang lebih baik. “Kegiatan ini merupakan langkah nyata untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta memperkuat rasa kebersamaan di desa ini,” ujar Amin Tohari dengan penuh semangat.
Selain doa bersama, acara juga dirangkaikan dengan pemberian santunan kepada anak-anak yatim. Pemberian santunan ini menjadi momen yang penuh haru bagi para penerima dan juga masyarakat yang hadir. Santunan diberikan dengan harapan dapat meringankan beban hidup anak-anak yatim serta memberikan mereka semangat untuk terus maju dalam kehidupan.
Bapak Amin juga mengumumkan pendirian Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) MERAH-PUTIH yang berlokasi di kawasan wisata religi Miniatur Ka’bah. Menurutnya, BUMDes ini diharapkan dapat menjadi motor penggerak ekonomi desa, membuka lapangan pekerjaan, serta memperkuat posisi desa sebagai pusat wisata religi yang menarik pengunjung dari berbagai daerah.
“BumDes ini juga merupakan wujud komitmen kami untuk terus berinovasi demi kemajuan Desa Oro – Oro Ombo Wetan. Kami berharap ini dapat menjadi salah satu pilar pengembangan desa yang berdampak positif bagi seluruh masyarakat,” tambahnya.

Di sisi lain, Gus Shobih, Wakil Bupati terpilih, memberikan apresiasi atas inisiatif yang dilakukan oleh pemerintah desa. Menurutnya, kegiatan ini menunjukkan bahwa Desa Oro – Oro Ombo Wetan tidak hanya peduli terhadap aspek material, tetapi juga terhadap pembangunan sosial dan spiritual masyarakat. “Semoga kegiatan seperti ini terus dilaksanakan dan dapat memberi manfaat besar bagi warga,” ujar Gus Shobih.
Dalam acara ini, masyarakat turut serta dalam doa bersama yang dipimpin oleh seorang tokoh agama setempat. Doa tersebut dipanjatkan dengan penuh khusyuk, memohon keberkahan dan kesejahteraan bagi seluruh warga Desa Oro – Oro Ombo Wetan serta masyarakat Indonesia pada umumnya.

Wisata religi Miniatur Ka’bah, yang menjadi tempat pelaksanaan acara, kini tidak hanya menjadi destinasi wisata, tetapi juga menjadi pusat kegiatan sosial dan spiritual bagi masyarakat sekitar. Keberadaan Miniatur Ka’bah di desa ini semakin memperkaya nilai religius yang ada di wilayah tersebut, sekaligus menjadi simbol kebersamaan dalam membangun komunitas yang lebih baik.
Sebagai penutup, Bapak Amin Tohari S.T. berharap bahwa semangat kebersamaan yang terjalin dalam acara ini dapat berlanjut dan memberikan dampak positif dalam kehidupan sehari-hari. Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus mendukung berbagai program desa yang akan datang, demi terwujudnya Desa Oro – Oro Ombo Wetan yang lebih maju dan sejahtera.
Dengan berakhirnya acara doa bersama dan santunan anak yatim ini, Desa Oro – Oro Ombo Wetan semakin menunjukkan komitmennya dalam membangun komunitas yang lebih inklusif, religius, dan berorientasi pada kesejahteraan bersama. Semoga kegiatan ini dapat menjadi inspirasi bagi desa-desa lain untuk terus berinovasi dan bergerak bersama menuju kemajuan.(SantokSB)