July 31, 2026
Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.    

Haul Akbar Mbah Ratu Ayu Ibu di Bangil: Momen Penuh Khidmat dan Refleksi Spiritualitas

0
WhatsApp Image 2025-01-19 at 13.48.28 (2)

Bangil, Suarabangilmedia.com – Peringatan Haul Akbar Mbah Ratu Ayu Ibu, Syarifah Khodijah Binti Syarif Hidayatullah, yang diselenggarakan pada Sabtu dan Ahad, 18-19 Januari 2025, di Masjid Syarifah Khodijah Bangil, Pasuruan, berlangsung dengan penuh khidmat dan bermakna. Acara ini menjadi momen penting untuk mengenang sosok almarhumah yang telah banyak memberikan warisan ilmu, kebaikan, dan pengaruh positif dalam kehidupan umat Islam.

Peringatan Haul Akbar ini tidak hanya menjadi ajang ritual, tetapi juga menjadi sarana untuk mempererat tali silaturahmi antar umat Islam. Sebagai sosok yang dihormati di kalangan masyarakat, Mbah Ratu Ayu Ibu dikenal luas karena dedikasinya dalam membimbing umat menuju jalan yang diridai oleh Allah SWT. Oleh karena itu, acara ini dihadiri oleh berbagai kalangan masyarakat dari berbagai elemen, yang turut serta dalam mengenang jasa-jasanya.

Pada pelaksanaan tahun ini, acara Haul Akbar ini diikuti oleh berbagai elemen masyarakat yang berkolaborasi untuk menjaga kelancaran acara. Jajaran TNI, Polri, Banser, serta sejumlah organisasi masyarakat seperti REMAS Mbah Ratu Swadesi, Karang Taruna Wetan Alun RW 3, TOGA TOMAS Wetan Alun, FPRB Bangil, SEMAR Mojokerto, SESE Mojokerto, dan BAGUNA DPC Kabupaten Pasuruan turut berpartisipasi dalam menjaga keamanan serta mendukung kelancaran acara. Kehadiran berbagai kelompok ini menambah semangat kebersamaan serta gotong royong yang menjadi ciri khas dalam kegiatan ini.

Acara dimulai pada Sabtu pagi, 18 Januari 2025, dengan kegiatan Khotmil Qur’an yang berlangsung pukul 06.00 WIB. Kegiatan ini diikuti oleh ratusan jamaah dengan penuh kekhusyukan. Pembacaan Al-Qur’an merupakan bentuk penghormatan yang mendalam kepada Mbah Ratu Ayu Ibu, sosok yang dikenal dengan kecintaannya pada agama dan dakwah. Melalui kegiatan ini, jamaah berdoa untuk memohonkan ampunan dan rahmat bagi almarhumah, serta mengharapkan keberkahan dari Allah SWT.

Selain menjadi wadah untuk berdoa, Khotmil Qur’an juga berfungsi sebagai kesempatan untuk mempererat silaturahmi antar jamaah. Dalam suasana yang penuh kekhusyukan ini, umat diingatkan untuk terus melanjutkan amal baik yang telah diajarkan oleh Mbah Ratu Ayu Ibu, serta menjaga kebaikan yang telah ditanamkan selama hidupnya. Para jamaah saling mendoakan dan saling memperbaharui niat dalam beribadah.

Pada Ahad pagi, 19 Januari 2025, acara dilanjutkan dengan Puncak Haul Akbar yang dimulai pada pukul 08.00 WIB. Dalam puncak acara ini, ribuan jamaah berkumpul di Masjid Syarifah Khodijah untuk mendoakan almarhumah dan memohonkan ampunan serta rahmat Allah SWT. Para peserta haul berdoa bersama untuk mengenang peran besar Mbah Ratu Ayu Ibu dalam membimbing umat Islam menuju jalan yang diridai-Nya.

Malam harinya, pada pukul 19.30 WIB, dilanjutkan dengan Malam Asyroqolan dan pembacaan Maulid Simthudduro. Ribuan jamaah hadir untuk mengikuti pembacaan Maulid yang penuh dengan keberkahan ini. Selain sebagai bentuk cinta kepada Rasulullah SAW, pembacaan Maulid juga menjadi doa agar kedamaian dan berkah senantiasa tercurah bagi umat Islam di seluruh dunia. Acara ini juga menjadi ajang untuk merenung dan bersyukur atas segala nikmat yang diberikan oleh Allah SWT.

Pembacaan Maulid Simthudduro yang dilakukan malam itu memiliki makna yang mendalam, tidak hanya sebagai bentuk penghormatan terhadap Rasulullah SAW, tetapi juga sebagai bentuk penghargaan terhadap perjuangan para ulama dan wali Allah yang telah memberikan banyak manfaat bagi umat. Melalui pembacaan Maulid ini, jamaah mengingat kembali perjuangan mereka dalam menyebarkan ajaran Islam yang penuh kasih sayang dan kedamaian.

Peringatan Haul Akbar ini bukan sekadar acara untuk mengenang almarhumah, Mbah Ratu Ayu Ibu. Lebih dari itu, acara ini menjadi panggilan untuk memperdalam iman, memperbaharui komitmen dalam beribadah dengan penuh keikhlasan, serta menjaga persaudaraan antar sesama umat Islam. Sebagai umat yang memiliki tanggung jawab terhadap sesama, acara ini mengingatkan kita akan pentingnya mempererat tali silaturahmi di antara sesama umat, sebagaimana yang diajarkan oleh Mbah Ratu Ayu Ibu.

Ajaran dan kebaikan yang telah ditanamkan oleh Mbah Ratu Ayu Ibu akan terus hidup dan memberikan inspirasi bagi generasi-generasi selanjutnya. Sosok beliau yang penuh kasih sayang dan dedikasi dalam mendidik umat menjadi teladan yang patut diteruskan. Mbah Ratu Ayu Ibu telah memberikan cahaya bagi setiap langkah umat Islam, dan kini menjadi bagian tak terpisahkan dari sejarah perjalanan umat Islam di Bangil dan sekitarnya.

Acara ini juga menunjukkan bagaimana kebersamaan dalam beribadah dapat menyatukan umat dalam tujuan yang mulia. Haul Akbar ini bukan hanya sekadar mengenang jasa-jasa Mbah Ratu Ayu Ibu, tetapi juga mempererat ukhuwah islamiyah di antara umat Islam, khususnya di wilayah Bangil, Pasuruan.

Melalui kegiatan ini, jamaah diingatkan untuk tidak hanya mengenang orang-orang yang telah meninggal, tetapi juga untuk terus berusaha menjaga kebaikan dan menjalankan ajaran Islam dalam kehidupan sehari-hari. Mbah Ratu Ayu Ibu telah meninggalkan banyak warisan, baik dari segi ilmu, moral, maupun spirit dakwah yang perlu dilestarikan oleh umat Islam.

Dengan semangat dan antusiasme yang tinggi, Peringatan Haul Akbar ini menjadi momen untuk merefleksikan perjalanan hidup umat Islam dan memperkuat komitmen dalam beribadah. Sebagai umat yang terus berkembang, kita harus terus menjaga semangat yang telah ditanamkan oleh para ulama dan wali Allah, dan menjadikan mereka sebagai panutan dalam menjalani kehidupan yang lebih baik. (SantokSB)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *