June 25, 2026
Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.    

Pasuruan Dilanda Banjir, BPBD Siapkan Bantuan Kedaruratan

0
11221-6799f340bd42a

Pasuruan, Suarabangilmedia.com – Ancaman bencana hidrometeorologi, seperti banjir, angin puting beliung, dan tanah longsor, kini semakin perlu diwaspadai, terutama setelah sejumlah wilayah di Kabupaten Pasuruan dilanda banjir akibat intensitas hujan yang tinggi. Sebanyak delapan kecamatan di Pasuruan terendam air, antara lain Kecamatan Pohjentrek, Kraton, Grati, Pasrepan, Gondangwetan, Winongan, Rejoso, dan Beji.

Banjir kali ini tidak hanya menggenangi wilayah yang biasanya terpapar bencana alam tersebut, tetapi juga meluas ke wilayah yang sebelumnya jarang terdampak, seperti Kecamatan Pasrepan. Dua desa di kecamatan ini, yakni Desa Jogoripuh dan Pohgading, tercatat untuk pertama kalinya mengalami banjir.

Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kabupaten Pasuruan, Sugeng Hariyadi, menjelaskan bahwa banjir di Pasrepan terjadi akibat intensitas hujan yang sangat tinggi dan berlangsung selama berjam-jam. Akibatnya, sungai-sungai kecil yang ada di daerah tersebut tidak mampu menampung debit air yang begitu besar. β€œBertahun-tahun Pasrepan ini nggak pernah kebanjiran, dan sekarang tiba-tiba ada laporan banjir, ya kaget. Tapi harus kita hadapi bersama,” ujarnya pada Rabu (29/1/2025), sembari mempersiapkan bantuan kedaruratan bagi warga terdampak.

Banjir terparah terjadi di Kecamatan Grati, khususnya di Dusun Kebrukan, Desa Kedawung Kulon. Ketinggian air sempat mencapai hampir dua meter pada hari pertama banjir, namun saat ini sudah mulai surut meskipun masih menggenangi sebagian permukiman. Sugeng menambahkan, meskipun air sudah mulai menurun, genangan tetap membahayakan aktivitas warga.

Sugeng juga menyoroti kondisi evakuasi yang dilakukan terhadap warga di wilayah-wilayah terdampak. Di Dusun Tokwiro, Desa Winongan Lor, sebanyak 75 warga terpaksa dievakuasi ke tempat yang lebih aman karena ketinggian air yang cukup tinggi dan mengancam keselamatan mereka. “Kita evakuasi karena kondisi air yang cukup tinggi sehingga berbahaya jika mereka tetap bertahan di rumahnya,” ungkap Sugeng.

Banjir yang terjadi juga mempengaruhi jalur transportasi di beberapa daerah. Beberapa jalan utama terendam banjir, mengakibatkan terganggunya akses menuju dan dari wilayah terdampak. Dinas Pekerjaan Umum setempat segera menurunkan tim untuk melakukan pemantauan dan perbaikan di sejumlah titik rawan yang terendam.

Sebagai langkah antisipasi, BPBD Kabupaten Pasuruan mengimbau kepada masyarakat agar selalu siap siaga menghadapi kemungkinan bencana susulan. Mereka juga diingatkan untuk selalu memantau informasi cuaca dan mengikuti arahan dari petugas setempat. Masyarakat diminta untuk tidak panik dan segera melapor kepada BPBD atau pihak berwenang jika mendapati adanya tanda-tanda bencana.

Kepada masyarakat yang terdampak, Sugeng juga menyampaikan rasa simpatinya dan mengajak semua pihak untuk bekerja sama dalam menghadapi bencana ini. “Kami akan terus memberikan bantuan kedaruratan kepada warga, dan harapannya mereka bisa melalui masa-masa sulit ini dengan selamat,” tambah Sugeng.

Sebagai upaya pemulihan, BPBD Kabupaten Pasuruan bersama dengan Dinas Sosial, PMI, dan relawan telah menyiapkan posko-posko bantuan di beberapa lokasi strategis. Di posko ini, warga dapat mengakses bantuan logistik dan layanan kesehatan yang dibutuhkan selama masa pemulihan.

Dengan cuaca ekstrem yang terus melanda, pemerintah daerah mengimbau kepada warga untuk selalu waspada terhadap potensi bencana alam lainnya. Selain itu, diharapkan juga adanya peningkatan kesadaran terkait pentingnya mitigasi bencana, agar bencana seperti ini bisa lebih diminimalisir dampaknya di masa depan. (SantokSB)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *