Mas Febri Anggota Komisi I Fraksi Gerindra Angkat Suara Soal Premanisme di Kawasan Industri PIER Pasuruan
Pasuruan, Suarabangilmedia.com β Aksi premanisme yang mengganggu investasi di kawasan PT Pasuruan Industrial Estate Rembang (PIER) mendapat sorotan tajam dari berbagai pihak. Salah satunya datang dari Anggota Komisi I DPRD Kabupaten Pasuruan Fraksi Gerindra, Febri Irawan Darwis, yang menyatakan sikap tegas terhadap tindak pemalakan terhadap investor.
Sebelumnya, jajaran Polres Pasuruan Kota berhasil menangkap tiga orang yang diduga kuat melakukan pemerasan terhadap investor di kawasan PIER. Ketiganya diduga meminta sejumlah uang dengan cara intimidasi saat proyek pembangunan pabrik sedang berjalan. Polisi menyita uang jutaan rupiah sebagai barang bukti.

βPihak PIER merasa terganggu dan khawatir aksi semacam ini akan menghambat masuknya investasi ke daerah,β ujar salah satu perwakilan pengelola kawasan industri. Ketiga pelaku kini tengah menjalani pemeriksaan oleh Satreskrim Polres Pasuruan Kota, sementara penyelidikan masih terus berlanjut guna mengungkap kemungkinan pelaku lain yang terlibat.
Kapolres Pasuruan Kota, AKBP Davis Busin Siswara, menyatakan bahwa pihaknya serius dalam memberantas premanisme, terutama yang menghambat proyek-proyek vital. βIni adalah ancaman bagi iklim investasi dan akan kami tindak tegas,β ujarnya.
Menanggapi hal ini, Mas Febri menyatakan dukungan penuh terhadap langkah aparat penegak hukum. Ia menegaskan bahwa Kabupaten Pasuruan harus menjadi wilayah yang aman dan ramah terhadap investor, tanpa adanya gangguan dari oknum-oknum tidak bertanggung jawab.
βSaya siap mengawal dan mengawasi proses pemberantasan premanisme di daerah ini. Investasi harus kita jaga bersama demi kemajuan Pasuruan,β kata Mas Febri kepada Suarabangilmedia.com, Sabtu (12/4/2025).
Mas Febri juga menyebut bahwa investasi merupakan salah satu kunci pembangunan daerah. Oleh karena itu, setiap tindakan yang merusak iklim investasi harus diberantas secara serius dan berkelanjutan. βJangan ada lagi yang ganggu niat baik orang membangun daerah kita,β tegasnya.

Ia pun mengajak seluruh elemen, baik pemerintah, kepolisian, hingga masyarakat, untuk bersatu menjaga keamanan dan kenyamanan di wilayah industri. βKita harus bersinergi. Pasuruan punya potensi besar, dan itu hanya bisa kita wujudkan kalau iklimnya kondusif,β tambah politisi muda dari Gerindra tersebut.
Dengan adanya penangkapan para pelaku dan dukungan dari legislatif, diharapkan iklim investasi di Kabupaten Pasuruan bisa kembali kondusif. Mas Febri menegaskan, tindakan cepat seperti ini harus terus dikawal agar tidak terulang dan menjadi efek jera bagi pelaku-pelaku lainnya di masa depan. (SantokSB)