Kader Terbaik NU Cabang Bangil Pimpin DPD Tani Merdeka Pasuruan Raya, Siap Wujudkan Swasembada Pangan
Pasuruan, Suarabangilmedia.com – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Tani Merdeka Indonesia (TMI) Pasuruan Raya resmi menetapkan jajaran pengurus barunya dalam Rapat Kerja Daerah (Rakerda) yang digelar Minggu (4/5/2025) di Warung Ganjaran Rosella, Desa Mojoparon, Kecamatan Rembang.
Mengusung tagline “Satu Komando Menjemput Perubahan Menuju Pasuruan Swasembada Pangan Berlipat”, Rakerda ini menjadi momentum strategis untuk menyatukan visi dan langkah organisasi dalam mendorong ketahanan pangan di wilayah Pasuruan Raya.
Yang menarik perhatian, pucuk kepemimpinan DPD TMI Pasuruan Raya kini dipegang oleh kader-kader terbaik Nahdlatul Ulama (NU) Cabang Bangil. H. Winaryo Sujoko sebagai Ketua DPD, didampingi Achmad Zaki sebagai Sekretaris. Keduanya dikenal aktif di lingkungan NU, khususnya H. Winaryo dan Achmad Zaki yang pernah menjabat Ketua LPPNU PC Bangil dan Ketua PAC GP Ansor Bangil.
Rakerda diawali dengan Apel Kesiapan Ketahanan Pangan yang diikuti oleh sejumlah unsur strategis. Hadir dalam kegiatan ini antara lain Pembina dan Dewan Pakar TMI, pengurus DPD TMI Pasuruan Raya, serta perwakilan dari OPD Ketahanan Pangan dan Pertanian, OPD Peternakan, Kodim 0819, Polres Pasuruan, LPPNU, dan Fraksi Gerindra DPRD Kabupaten Pasuruan.
Tak hanya itu, puluhan anggota Banser Cabang Bangil dan Banser Kabupaten Pasuruan juga turut hadir. Mereka bergabung bersama kader Pemuda Tani Merdeka yang menunjukkan dukungan nyata terhadap misi besar swasembada pangan ini.

Ketua DPD TMI Pasuruan Raya, H. Winaryo Sujoko, menegaskan bahwa kepemimpinannya akan fokus pada pemberdayaan petani lokal. “Kita ingin petani kembali menjadi kekuatan utama ekonomi rakyat. Pertanian harus jadi kebanggaan, bukan sekadar pelengkap,” ujarnya.
Sementara itu, Sekretaris Achmad Zaki menekankan pentingnya membangun kolaborasi yang luas. “Kita punya jaringan sosial yang kuat. Tinggal bagaimana kita sinergikan semuanya, termasuk dengan pemerintah dan ormas, agar program TMI bisa berdampak langsung ke masyarakat tani,” ungkapnya.
Kasatkorcab Banser Bangil, Nanang Suprianto, juga menyatakan komitmennya untuk mendukung penuh program swasembada pangan. “Kami tegak lurus pada instruksi pimpinan pusat. Kader Banser dan Ansor diminta aktif berkontribusi terhadap ketahanan pangan nasional, dan kami siap bersinergi,” katanya.
Rakerda menghasilkan sejumlah rekomendasi strategis seperti pemetaan potensi pangan lokal, penguatan koperasi petani, serta pelatihan teknis dan digitalisasi sektor pertanian. Seluruh peserta sepakat bergerak dalam satu komando demi mewujudkan Pasuruan sebagai wilayah yang mandiri pangan secara berkelanjutan.
Dengan terpilihnya kader NU Cabang Bangil sebagai pimpinan TMI Pasuruan Raya, harapan besar tertuju pada organisasi ini untuk membawa perubahan nyata di sektor pertanian. Visi swasembada pangan yang berlipat diyakini bisa terwujud dengan sinergi antara masyarakat, ormas, dan pemerintah daerah. (SantokSB)