August 2, 2026
Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.    

Sungai Petung Meluap, Jalan Ir Juanda Terendam dan Macet Total Selama 4 Jam

0
F-sungai-petung-meluap-4267765436

PASURUAN, Suarabangilmedia.com – Hujan deras yang mengguyur wilayah hulu Pasuruan, Senin (19/5) sore, menyebabkan debit air Sungai Petung meningkat drastis. Akibatnya, air meluap hingga membanjiri kawasan Jembatan Buk Wedi di Kelurahan Blandongan, Kecamatan Bugul Kidul. Kejadian ini sempat memicu kemacetan parah di jalur utama kota.

Luapan air sungai menggenangi Jalan Ir Juanda sepanjang satu kilometer. Jalanan berubah menjadi aliran air berlumpur dengan ketinggian antara 10 hingga 25 sentimeter. β€œDi bagian hulu memang hujan sangat deras. Debit air naik dan mulai meluber sekitar pukul 17.45,” ujar Anang Sururin dari Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Pasuruan.

Situasi semakin memburuk saat luapan air mencapai titik tertinggi sekitar pukul 19.00. Arus lalu lintas lumpuh total, dan petugas langsung menerapkan sistem pengalihan jalur. β€œAir baru surut beberapa jam kemudian,” tambah Anang.

Kanit Turjawali Satlantas Polres Pasuruan Kota, Ipda Darmaji, menyebut bahwa langkah cepat dilakukan untuk mengurangi potensi kecelakaan. β€œJalur dialihkan karena kondisi sangat membahayakan. Pengalihan berlangsung sekitar empat jam,” jelasnya saat dikonfirmasi.

Sejumlah kendaraan terpaksa memutar balik atau menunggu air surut. Beberapa pengendara mengeluhkan keterlambatan karena tak ada akses alternatif yang memadai. Sementara itu, petugas terus siaga untuk mengantisipasi luapan susulan bila hujan kembali turun.

Hingga malam hari, situasi berangsur normal meski sisa lumpur masih terlihat di beberapa titik. BPBD bersama Dinas PU dikerahkan untuk membersihkan jalur terdampak. Warga diimbau tetap waspada terhadap potensi banjir kiriman dari wilayah hulu. (SantokSB)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *