August 4, 2026
Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.    

Siti Julaikha Terpilih Pimpin IPPNU Pasuruan, Siap Kokohkan Organisasi dari Basis Akar Rumput

0
img-20250601-wa0004_1748763060

PASURUAN, Suarabangilmedia.com – Siti Julaikha resmi terpilih sebagai Ketua Pimpinan Cabang (PC) Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kabupaten Pasuruan periode 2025–2027 dalam Konferensi Cabang (Konfercab) XX yang digelar di Aula KH Ahmad Djufri, Sabtu (31/5/2025). Mahasiswa Universitas Nahdlatul Ulama Pasuruan itu membawa semangat baru dalam membangun organisasi dengan pendekatan struktural dan kultural secara berimbang.

Dalam pidato perdananya sebagai ketua terpilih, Julaikha menekankan pentingnya IPPNU sebagai organisasi yang bergerak bukan hanya sebagai jama’ah (komunitas), tetapi juga sebagai jam’iyah (organisasi yang terstruktur dan berprinsip). “IPPNU bukan sekadar kumpulan anggota. Kita adalah organisasi yang harus hidup, bergerak, dan berdampak,” tegasnya.

Julaikha menargetkan peningkatan konektivitas antarstruktur organisasi, mulai dari pimpinan anak cabang (PAC), ranting, hingga komisariat sekolah. Ia meyakini bahwa penguatan basis sekolah dan desa adalah kunci utama dalam membangun IPPNU yang kokoh secara kelembagaan. “Kita mulai dari penguatan komisariat. Kalau sekolah kuat, ranting ikut menguat. Inilah strategi membangun jam’iyah dari akar,” ujarnya.

Sebagai Wakil Ketua Bidang Kaderisasi sebelumnya, Julaikha dikenal konsisten membangun sistem kaderisasi berbasis data dan pelatihan berjenjang. Ia mencatatkan capaian signifikan: 30 Makesta, 7 Lakmud, dan 1 Lakut berhasil diselenggarakan selama periode sebelumnya. Sebanyak 489 kader mengikuti Makesta, 99 mengikuti Lakmud, dan 20 kader telah menuntaskan pelatihan Lakut.

Konfercab XX juga mencatat sejarah dengan lahirnya Juklak Kaderisasi IPPNU berbasis kearifan lokal Kabupaten Pasuruan. Menurut Julaikha, ini menjadi simbol bahwa kaderisasi tidak hanya berjalan, tetapi juga mengakar pada nilai-nilai tradisi lokal dan karakteristik pelajar NU di Pasuruan. “Ini bentuk keseriusan kami untuk menjadikan IPPNU sebagai gerakan yang berkualitas dan membumi,” jelasnya.

Di akhir sambutannya, Julaikha menyampaikan harapan agar seluruh pihak memberikan dukungan demi membawa IPPNU ke arah yang lebih baik. “Kami ingin memperbaiki kualitas dan kuantitas kader IPPNU Kabupaten Pasuruan. Mohon doa dan arahan agar amanah ini bisa dijalankan sebaik-baiknya,” pungkasnya. (SantokSB)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *