Mas Bupati Rusdi Sholat Idul Adha di Masjid Cheng Hoo, Ajak Warga Doakan Jamaah Haji dan Tingkatkan Pelayanan Publik
Pasuruan, Suarabangilmedia.com β Momen Idul Adha 1446 H dimanfaatkan Bupati Pasuruan, Mas Rusdi Sutejo, untuk mempererat kedekatan dengan masyarakat. Pada Jumat (6/6/2025) pagi, Mas Bupati bersama istri tercinta, drg Merita Ariestya Yudi, melaksanakan Sholat Idul Adha di Masjid Muhammad Cheng Hoo, Pandaan. Kehadirannya disambut hangat oleh para jamaah yang memadati masjid kebanggaan warga Pasuruan itu.

Tampak mendampingi Mas Rusdi, sejumlah pejabat penting turut hadir dalam pelaksanaan ibadah tahunan umat Islam ini. Di antaranya, Sekretaris Daerah Yudha Triwidya Sasongko dan Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Pasuruan, Andri Wahyudi. Kegiatan ini sekaligus menjadi simbol harmonisasi antara pemimpin daerah dan masyarakat dalam merayakan hari besar keagamaan.
Dalam sambutannya, Mas Rusdi menyampaikan ucapan selamat Idul Adha dan mengajak seluruh warga Kabupaten Pasuruan untuk memaknai qurban sebagai bentuk pengorbanan dan kepedulian terhadap sesama. βSelamat berqurban kepada seluruh warga Kabupaten Pasuruan. Semoga qurban kita diterima oleh Allah SWT dan menjadi berkah untuk kita semua,β tuturnya.
Tak hanya itu, Mas Rusdi juga mengajak masyarakat untuk mendoakan para calon jamaah haji (CJH) asal Pasuruan yang sedang menunaikan ibadah haji di Tanah Suci. βMari kita panjatkan doa agar mereka diberikan kesehatan, kekuatan, dan kembali ke tanah air dalam keadaan selamat dan menjadi haji yang mabrur,β ujarnya dengan penuh harap.

Menutup sambutannya, Mas Rusdi tidak lupa menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat jika masih ada layanan publik dari ASN yang belum maksimal. Ia menegaskan komitmennya untuk terus melakukan pembenahan demi meningkatkan kualitas pelayanan di Kabupaten Pasuruan. βKami akan terus berbenah untuk memberikan yang terbaik. Kritik dan saran dari masyarakat menjadi bekal kami untuk lebih baik lagi,β tegasnya.
Kehadiran Mas Rusdi di tengah masyarakat dalam momen sakral seperti Idul Adha tak hanya mencerminkan kedekatan pemimpin dengan rakyat, tetapi juga menunjukkan kepemimpinan yang humanis, religius, dan responsif terhadap aspirasi warga. Sebuah wujud nyata dari sosok pemimpin yang membumi namun tetap visioner. (SantokSB)