June 28, 2026
Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.    

Desa Wisata di Pasuruan Bertambah, Karangsono dan Ngadiwono Siap Tarik Wisatawan

0
111233

Pasuruan, Suarabangilmedia.com Geliat pariwisata di Kabupaten Pasuruan makin terasa. Tahun ini, dua desa kembali masuk dalam jajaran desa wisata yang sedang dikembangkan, yakni Desa Karangsono di Kecamatan Wonorejo dan Desa Ngadiwono di Kecamatan Tosari. Keduanya memiliki daya tarik yang berbeda namun sama-sama potensial mendongkrak kunjungan wisatawan.

Desa Karangsono mengandalkan wisata buatan yang ramah keluarga. Alun-Alun Karangsono yang dulunya lapangan sepak bola kini disulap jadi ruang terbuka hijau lengkap dengan spot foto Instagramable, kolam renang, kebun pisang Cavendish, dan kebun hidroponik. Sementara itu, Desa Ngadiwono menyuguhkan keindahan alam khas pegunungan Bromo dengan kebun-kebun berjejer dan rumah penduduk yang masih alami.

“Kalau Karangsono sudah resmi ditetapkan sebagai desa wisata melalui SK Bupati. Untuk Ngadiwono masih dalam proses,” ujar Kabid Destinasi dan Industri Pariwisata Dinas Pariwisata Kabupaten Pasuruan, Nusantoro, Senin (9/6/2025). Penyerahan SK secara simbolis dilakukan dalam Festival Pesta Rakyat Desa Wisata oleh Wakil Bupati Shobih Asrori pada 25 Mei lalu.

Nusantoro menjelaskan bahwa untuk ditetapkan sebagai desa wisata, ada beberapa syarat utama. Mulai dari potensi wisata yang jelas, dukungan SDM lokal, kesiapan masyarakat, hingga kesesuaian dengan tata ruang wilayah. “Keduanya sudah memenuhi persyaratan tersebut,” tegasnya.

Dengan tambahan dua desa ini, Kabupaten Pasuruan kini memiliki 17 desa wisata yang tersebar di berbagai kecamatan seperti Tutur, Prigen, Bangil, dan Gempol. Pemerintah daerah berharap jumlah ini terus bertambah demi meningkatkan kunjungan dan pendapatan dari sektor pariwisata.

Kepala Desa Karangsono, M. Imron Raden Wijoyo, mengatakan bahwa konsep desa wisata mulai dirintis sejak 2020. “Awalnya hanya tempat untuk swafoto. Ternyata banyak yang datang. Lalu kami mulai serius bangun desa wisata sejak 2021,” tuturnya. Lahan seluas 8.000 meter persegi pun disulap menjadi kawasan rekreasi yang sebagian besar gratis.

Meski sudah berkembang pesat, Imron mengakui masih butuh banyak dukungan. “Kami berharap Pemkab Pasuruan bisa ikut melengkapi fasilitas yang ada, agar desa wisata ini benar-benar maksimal dan membawa manfaat luas bagi masyarakat,” pungkasnya. (SantokSB)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *