Pupuk “Athagrow” Dongkrak Panen 278 Hektar di Malang, Bukti Peran Swasta dalam Ketahanan Pangan
Malang, Suarabangilmedia.com – Panen raya 278 hektar di Desa Sumberpucung, Kabupaten Malang, menjadi bukti bahwa kolaborasi antara TNI, petani, dan sektor swasta bisa menghasilkan lompatan besar dalam ketahanan pangan nasional. Salah satu kunci sukses dalam panen kali ini adalah penggunaan pupuk “Athagrow” dari CV. Anjari Atha Tanaya, yang terbukti meningkatkan kesuburan lahan dan hasil panen.
Pupuk berkualitas tinggi ini menjadi bagian dari sinergi strategis dalam kegiatan panen raya yang digelar Divisi Infanteri 2 Kostrad (Divif 2 Kostrad) bersama para petani, Kamis (27/2/2025). Tidak hanya mendampingi secara fisik, TNI juga memfasilitasi dukungan teknologi pertanian dan penyediaan sarana produksi bersama Kementerian Pertanian RI.

“Athagrow membantu meningkatkan produktivitas petani, memperbaiki struktur tanah, dan menjaga keberlanjutan ekosistem pertanian. Ini bentuk nyata kontribusi kami untuk negeri,” kata Aynun Jariyah, Direktur Utama CV. Anjari Atha Tanaya, saat ditemui usai panen.
Diketahui, pupuk “Athagrow” digunakan di sebagian besar lahan panen yang tersebar di wilayah Sumberpucung. Pupuk ini diformulasikan secara khusus untuk mendukung pertumbuhan optimal tanaman padi dan jagung di lahan tropis seperti di Kabupaten Malang.

Selain pupuk “Athagrow”, panen kali ini juga didukung bantuan Kementan berupa benih padi dan jagung unggulan, pupuk NPK, mesin pompa, serta combine harvester. Semua komponen ini bekerja secara sinergis, mendorong produktivitas pertanian rakyat secara signifikan.

Dengan hasil panen yang melimpah, kegiatan ini menjadi contoh nyata bahwa keterlibatan dunia usaha seperti CV. Anjari Atha Tanaya sangat penting dalam mendorong swasembada pangan. Ke depan, kolaborasi semacam ini diharapkan bisa diperluas ke berbagai daerah lain di Indonesia. (SantokSB)