June 20, 2026
Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.    

Mela Rusdi Tak Kuasa Tahan Air Mata, Saksikan Simulasi Bencana oleh Penyandang Disabilitas

0
pkkka

Pasuruan, Suarabangilmedia.com | Pemandangan haru terjadi di Pendopo Nyawiji Ngesti Wenganing Gusti, Jumat (13/6). Dalam rangkaian simulasi bencana yang diselenggarakan BPBD Kabupaten Pasuruan bersama penyandang disabilitas, istri Bupati Pasuruan, drg. Merita Ariesta Yudi atau yang akrab disapa Mela Rusdi, tampak beberapa kali menyeka air mata.

Simulasi yang digelar bukanlah simulasi biasa. Para peserta berasal dari ragam disabilitas—tuna netra, tuna rungu, dan tuna daksa—yang memperagakan bagaimana mereka tetap tanggap dalam kondisi darurat bencana. Momen paling menyentuh terjadi saat seorang ibu difabel menggendong anaknya dalam evakuasi, dengan ekspresi tenang seolah tak terjadi apa-apa.

“Saya benar-benar terharu. Mereka begitu kuat, begitu tangguh. Dari mereka saya belajar tentang arti sebenarnya dari kata syukur,” ujar Mela Rusdi usai acara, masih dengan mata berkaca-kaca. Puisi bertajuk “Sama Tanpa Berbeda” yang dibacakan Ketua Pertuni Kabupaten Pasuruan, Deni Kurniawan, makin memperdalam kesan emosional dalam kegiatan tersebut.

Sebagai Ketua TP PKK Kabupaten Pasuruan, Mela Rusdi tak hanya hadir sebagai tamu undangan. Ia memberikan dukungan moril langsung kepada para difabel yang hadir. “Saya doakan selalu sehat dan semangat beraktifitas. Salam cinta saya untuk anda semua,” ucapnya, disambut hangat dan senyum para peserta.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Pasuruan, Sugeng Hariyadi, menjelaskan bahwa simulasi ini merupakan bagian dari peluncuran Unit Layanan Disabilitas Penanggulangan Bencana. Unit ini bukan UPT, melainkan struktur khusus yang menjembatani komunikasi antara komunitas difabel dan pemerintah dalam hal kebencanaan.

Fasilitasnya pun inklusif. Sebuah ruangan di kantor BPBD kini disiapkan sebagai ruang koordinasi para difabel. Tercatat ada 85 orang penyandang disabilitas yang tergabung aktif dalam unit ini. Mereka siap menyuarakan kebutuhan komunitasnya saat situasi darurat terjadi.

Dengan kehadiran Unit Layanan Disabilitas, BPBD berharap masyarakat Pasuruan makin siap menghadapi bencana secara inklusif. Dan di balik layar, ada sosok seperti Mela Rusdi yang diam-diam menjadi penguat semangat—bahwa keberpihakan bukan soal wacana, tapi nyata lewat air mata dan doa yang tulus. (*)

Editor : SantokSB

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *