Mas Rusdi Tegaskan Kinerja di Atas Manuver, Lantik 112 Kepala Sekolah Sekaligus
Bangil, Suarabangilmedia.com – Komitmen Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo, dalam membangun dunia pendidikan kembali terbukti. Sebanyak 112 guru resmi dilantik menjadi kepala sekolah di Auditorium Mpu Sindok, Komplek Kantor Bupati Pasuruan, Senin (23/6/2025). Tak hanya melantik, Mas Rusdi juga memberikan arahan tegas namun membangun, agar para kepala sekolah baru menunjukkan dedikasi nyata di lapangan.
Dalam sambutannya, Mas Rusdi – sapaan akrab Bupati Pasuruan – menekankan pentingnya etos kerja ketimbang manuver politik atau pencitraan semu. Ia menyebut, jabatan adalah amanah yang harus dibuktikan dengan kinerja, bukan ambisi pribadi. “Sebagai ASN, tidak perlu bermanuver ke sana ke sini. Cukup tunjukkan kinerja yang baik,” tegasnya di hadapan ratusan hadirin.
Pelantikan ini mencatatkan momen bersejarah, karena untuk pertama kalinya di Kabupaten Pasuruan, sembilan guru berstatus PPPK turut dilantik menjadi kepala sekolah. Mas Rusdi merujuk pada Permendikdasmen Nomor 7 Tahun 2025 yang menjadi dasar sah pelantikan tersebut. “Yang kami ambil adalah mereka-mereka yang mengedepankan kinerja dalam pekerjaan,” tandasnya.
Langkah ini diapresiasi luas sebagai bentuk keberanian Mas Rusdi dalam membuka ruang meritokrasi di dunia pendidikan. Di tengah sorotan terhadap status kepegawaian PPPK, ia justru memberi kepercayaan penuh bagi mereka yang dinilai layak dan berkompeten. Tak ada dikotomi antara PNS dan PPPK—yang ada adalah kualitas kerja.
Mas Rusdi juga mengingatkan agar seluruh kepala sekolah baru memahami dan menjalankan visi pembangunan daerah, serta menyelaraskannya dengan Asta Cita Presiden Prabowo. “Jangan lupa, semua harus selaras dengan 33 prioritas pembangunan Kabupaten Pasuruan dan arah pembangunan nasional,” ujarnya mantap.
Di tempat yang sama, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pasuruan, Tri Agus Budiharto menambahkan bahwa 112 kepala sekolah yang dilantik masih belum memenuhi seluruh kuota jabatan kepala sekolah yang tersedia. “Kita masih kekurangan 26 kepala sekolah, akan ada gelombang dua dalam waktu dekat,” katanya.
Langkah Mas Rusdi dalam menegakkan nilai integritas, inklusivitas, dan profesionalisme di dunia pendidikan menjadi sorotan positif banyak pihak. Dalam masa kepemimpinannya, dunia pendidikan di Kabupaten Pasuruan tak hanya bergerak maju, tapi juga makin berpijak pada keadilan dan prestasi. (*)
Editor : SantokSB