August 4, 2026
Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.    

Desa Randupitu Gencarkan “Gema Randu”, Langkah Konkret Lawan Stunting

0
WhatsApp Image 2025-07-07 at 13.33.47

Randupitu, Suarabangilmedia.com – Pemerintah Desa Randupitu menggelar kegiatan rembuk stunting bertajuk “Gema Randu” pada Senin, 7 Juli 2025. Acara yang berlangsung di Balai Desa Randupitu ini mengangkat semangat kolaboratif dalam upaya pencegahan dan penanganan stunting secara terpadu di tingkat desa. Gema Randu sendiri merupakan singkatan dari Gerakan Bersama Remaja Bebas Anemia, Anak Sehat dan Ceria, Nutrisi Bumil Tercukupi, Dasar Imunisasi Terlengkap, Unggul di Masa Depan.

Rembuk ini menghadirkan beragam elemen penting, mulai dari perangkat desa, tenaga kesehatan, akademisi, hingga masyarakat. Hadir dalam kesempatan tersebut Ibu Kumil Lailah, Bidan Fitria Faharwati, Pendamping Desa Eko Subekti, PLD Wawan Prastyo, petugas ahli gizi dari PKM Kepulungan, kader kesehatan, perwakilan BPD, mahasiswa KKN Universitas Negeri Malang, dan KIM Gempar. Semua pihak duduk bersama demi satu tujuan: menurunkan angka stunting di Randupitu.

Dalam sambutannya, Ibu Kumil Lailah menegaskan pentingnya sinergi antar lembaga dan masyarakat. “Melalui Gema Randu, kita ingin menanamkan kesadaran sejak dini bahwa stunting bukan hanya persoalan gizi, tapi juga pola asuh, kesehatan ibu dan anak, serta edukasi remaja,” ujar Kumil penuh semangat.

Diskusi berjalan aktif. Para peserta membahas berbagai strategi konkret, mulai dari pentingnya pemenuhan gizi seimbang bagi ibu hamil, imunisasi dasar lengkap bagi balita, hingga pencegahan anemia pada remaja putri. Mahasiswa KKN dari Universitas Negeri Malang pun turut ambil bagian dengan menyampaikan edukasi kesehatan yang menyasar keluarga muda dan remaja desa.

Kegiatan ini juga menjadi wadah pemetaan program desa ke depan. Harapannya, kebijakan-kebijakan desa yang berpihak pada kesehatan anak dan ibu bisa lebih terarah, tepat sasaran, dan menyentuh langsung keluarga yang masuk dalam kategori risiko stunting.

“Rembuk ini bukan sekadar seremoni. Ini langkah awal dari gerakan kolektif yang akan terus kita kawal,” ungkap Kades Randupitu, Mochammad Fuad, dalam pernyataan terpisah. Ia menegaskan komitmennya untuk terus mendorong program-program kesehatan berbasis masyarakat di desa yang ia pimpin.

Gema Randu tak hanya menjadi simbol gerakan, tapi juga bukti nyata bahwa Desa Randupitu siap melahirkan generasi sehat, unggul, dan berdaya saing tinggi di masa depan. (*)

Editor : SantokSB

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *