August 4, 2026
Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.    

Gerak Kolaborasi GenRe Bangil, KKN-T FPIK UB, dan Tim Penggerak PKK Kalianyar: Revitalisasi PIK-R & BKR serta Penguatan Kapasitas PKK

0
IMG-20250709-WA0099

Kalianyar, Bangil. suarabangilmedia.com – Dalam semangat sinergi lintas sektor untuk membangun ketahanan remaja dan keluarga, kolaborasi antara GenRe Bangil, mahasiswa KKN-T Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Brawijaya (FPIK UB), dan Tim Penggerak PKK Kelurahan Kalianyar menggelar kegiatan revitalisasi pendirian Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK-R) serta Bina Keluarga Remaja (BKR), Selasa (tanggal dapat ditambahkan).

Dalam sambutannya, Kepala Kelurahan Kalianyar menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi terhadap warga yang hadir, Mahasiswa KKN, PLKB Kecamatan, Duta GenRe, ucapnya.
Kegiatan ini tidak hanya menjadi momen strategis dalam membangun kembali peran aktif PIK-R dan BKR di tengah masyarakat, tetapi juga menjadi sarana untuk memperkuat kapasitas Tim Penggerak PKK sebagai ujung tombak pemberdayaan keluarga di tingkat kelurahan”, lanjutnya

Melalui pertemuan rutin PKK Kelurahan Kalianyar di sesi pelatihan, diskusi kelompok, dan pendampingan teknis, para peserta, baik dari kalangan remaja, kader PKK, maupun tokoh masyarakat—dibekali pemahaman mengenai pentingnya edukasi kesehatan reproduksi, pola pengasuhan remaja yang positif, serta peran keluarga dalam membentuk generasi yang tangguh dan berkarakter.

Lutfiyanti S.E., Kepala Kelurahan Kalianyar mengungkapkan khususnya bagi warga Kalianyar, kami ingin memperkenalkan program GenRe (Generasi Berencana). Program ini pada dasarnya ditujukan kepada para remaja, sebagai upaya untuk mencegah mereka dari tiga permasalahan utama dalam Ketahanan Remaja (Triad KRR), yaitu kenakalan remaja, pernikahan dini, dan penyalahgunaan narkoba serta seks bebas. Tujuan utamanya adalah menciptakan generasi muda yang siap memimpin bangsa ke arah yang lebih baik di masa depan, tandasnya.
Terlebih ini adalah langkah kami ditingkat Pemerintah Kelurahan, sebagai langkah Proteksi bagi warga kami agar langkah ini bisa memberi wawasan bermanfaat, pungkas Lutfiyanti.

Di Kecamatan Bangil sendiri, permasalahan kenakalan remaja masih cukup luas dan menjadi perhatian serius. Karena itu, kami merasa perlu untuk terus menggencarkan sosialisasi, tidak hanya di pusat kecamatan, tetapi juga langsung turun ke desa-desa, termasuk di wilayah Kalianyar. Kami ingin memastikan bahwa program GenRe ini benar-benar dikenal dan dipahami oleh masyarakat, khususnya para remaja dan orang tua mereka.

Langkah awal yang kami ambil adalah berkoordinasi dengan TP PKK di tingkat kelurahan. Melalui tim PKK, informasi mengenai program GenRe dapat disampaikan lebih luas ke masyarakat di masing-masing desa. Selain itu, kami juga secara langsung turun ke lapangan untuk melakukan sosialisasi, agar pemahaman tentang pentingnya program ini bisa lebih merata dan efektif.

“Melalui GenRe, kita ingin membentuk remaja yang tangguh, berkarakter, dan memiliki perencanaan hidup yang matang. Ini adalah investasi kita untuk masa depan bangsa,” ujar Ketua GenRe Kecamatan Bangil, M. Zakki Azril Ubaidillah.

Dinar Fajrun Najah, bersama Aureliya Resendriya
Artavia Duta GenRe Kabupaten Bangil,. mengungkapkan , kegiatan ini diharapkan dapat menjadi langkah awal untuk menghidupkan kembali peran PIK-R dan BKR sebagai pusat edukasi dan konseling yang dekat dengan masyarakat, khususnya generasi muda. Sementara itu, mahasiswa KKN-T FPIK UB turut memperkuat sisi edukasi berbasis data dan kebutuhan lokal yang mereka peroleh selama pengabdian.

Kegiatan ini mendapat sambutan hangat dari Tim Penggerak PKK Kalianyar. Ketua PKK menyampaikan bahwa pelatihan semacam ini sangat penting untuk memperbarui wawasan kader dalam menyikapi isu-isu remaja dan keluarga di era digital.

Dengan semangat kolaborasi, diharapkan revitalisasi ini dapat berkelanjutan, menciptakan ekosistem sosial yang mendukung remaja berkembang secara sehat, produktif, dan bertanggung jawab, sekaligus memperkuat fungsi keluarga sebagai pilar utama pembangunan masyarakat.

KKN Mengabdi, Kalianyar Beraksi: Mahasiswa UB Hadirkan Tiga Program Unggulan untuk Warga.
Dengan mengusung motto “KKN Mengabdi, Kalianyar Beraksi”, Kelompok 1 Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) Universitas Brawijaya hadir di Kelurahan Kalianyar, Kecamatan Bangil, Kabupaten Pasuruan, untuk menjalankan tiga program unggulan yang menyasar anak-anak hingga ibu-ibu rumah tangga.

Sebanyak 27 mahasiswa—terdiri dari 15 laki-laki dan 12 perempuan—turun langsung ke masyarakat sejak pertengahan Juli hingga awal Agustus 2025. Tujuan utama dari kegiatan ini adalah memberikan dampak positif serta meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap isu pendidikan anak, ketahanan pangan, dan pengelolaan lingkungan.

  1. Edukasi dan Literasi Anak

Program pertama menyasar anak-anak usia PAUD hingga SD kelas 3. Kegiatan edukatif ini dilakukan di beberapa titik, seperti posko KKN di depan rumah Pak RT 5, Poswan RW 4, dan Pos Cewek di RT 12 RW 5. Materi yang diberikan meliputi baca-tulis, berhitung, serta pengenalan nilai-nilai kebiasaan baik seperti gemar makan ikan.

“Kami melihat banyak anak di Kalianyar belum mendapatkan akses edukasi nonformal secara rutin. Maka dari itu, kami ingin hadir menjadi teman belajar mereka, dengan metode yang menyenangkan, seperti mendongeng, permainan edukatif, dan kelas literasi ringan,” ungkap  Ketua kelompok 1 KKN KALIANYAR Muhammad Thariiq Triwardony KKN Kelompok 1.

Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 21, 22, 28, dan 29 Juli 2025, serta dilanjutkan dengan program “Belajar Bersama Ibu-Ibu” yang berlangsung setiap hari kerja mulai 14 Juli hingga 1 Agustus 2025.

  1. Budikdamber (Budidaya Ikan Lele dalam Ember)

Program kedua adalah Budikdamber, inovasi budidaya ikan lele menggunakan media ember. Di atas ember, mahasiswa menambahkan sistem akuaponik—kombinasi antara budidaya ikan dan tanaman sayur—sehingga warga bisa menghasilkan protein hewani sekaligus sayuran secara hemat, efisien, dan ramah lingkungan.

“Ibu-ibu di sini sering mengikuti kegiatan pengajian atau arisan yang menghasilkan limbah botol plastik. Nah, kami mengajak mereka untuk mendaur ulang botol-botol bekas itu menjadi bagian dari sistem akuaponik. Jadi, selain hemat, ini juga mengedukasi soal pentingnya daur ulang,” tambah Robby.

  1. Pemanfaatan Limbah Organik: Restorasi Lingkungan

Program terakhir adalah restorasi lingkungan melalui pengelolaan limbah organik dan anorganik. Mahasiswa memperkenalkan metode biopori dan pemilahan sampah rumah tangga sebagai solusi dari persoalan sampah yang masih menjadi isu di Kalianyar.

“Kami melihat potensi besar dari limbah rumah tangga yang belum termanfaatkan dengan baik. Melalui program ini, kami ajarkan cara membuat lubang biopori untuk mengelola sampah organik sekaligus memperbaiki kualitas tanah dan mencegah genangan air,” ujar salah satu mahasiswa peserta KKN.

Dengan semangat kolaborasi dan pemberdayaan masyarakat, KKN Tematik FPIK Universitas Brawijaya berharap ketiga program kerja ini mampu menjadi awal dari perubahan positif di Kelurahan Kalianyar, serta memberikan inspirasi keberlanjutan bagi warga setelah program berakhir.

Editor : Reza SB

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *