MPLS Ramah 2025 SDN Kluwut Dibuka, Siswa Baru Disambut Ceria dan Penuh Makna
Pasuruan, Suarabangilmedia.comโ SDN Kluwut Wonorejo memulai hari pertamanya dalam semangat penuh warna. Senin (14/7/2025), kegiatan Pembukaan MPLS Ramah 2025 resmi digelar di halaman sekolah dengan dihadiri seluruh pendidik dan tenaga kependidikan. Suasana hangat dan akrab terasa sejak pagi, menandai dimulainya masa pengenalan lingkungan sekolah bagi siswa baru kelas 1.
Bertindak sebagai pembina upacara, Ainuni Rodiyah, S.Pd, mewakili Kepala SDN Kluwut, Andri Setyorini, S.Pd.I, menyampaikan sambutan penuh semangat dan harapan. Ia menyampaikan terima kasih atas kepercayaan para wali murid yang telah memilih SDN Kluwut sebagai tempat belajar anak-anak mereka. โIni adalah awal dari perjalanan panjang membentuk karakter generasi masa depan,โ ujarnya.

Tak hanya menjadi seremoni formal, pembukaan MPLS kali ini dikemas secara ramah dan menyenangkan. Para siswa baru tampak antusias mengikuti setiap kegiatan, apalagi saat dikejutkan dengan kehadiran badut lucu yang dihadirkan oleh dewan guru untuk mencairkan suasana. Canda tawa langsung pecah, membuat hari pertama sekolah terasa hangat dan tak menegangkan.
Selama lima hari ke depan, MPLS Ramah 2025 akan diisi dengan berbagai aktivitas edukatif dan menyenangkan. Program ini mengacu pada penguatan 7 kebiasaan anak Indonesia hebat serta pengenalan nilai-nilai dasar sekolah. Dari membiasakan senyum dan salam, hingga menjaga lingkungan dan belajar mandiri, semua disusun untuk menumbuhkan profil pelajar yang tangguh dan berkarakter.
Dalam kesempatan tersebut, guru-guru juga memberikan pesan kepada seluruh siswa agar berani beradaptasi dan menjadikan sekolah sebagai rumah kedua. โKita ingin anak-anak merasa aman, nyaman, dan senang berada di sekolah. Inilah wujud MPLS Ramah,โ
Kepala sekolah melalui perwakilannya juga menekankan pentingnya sinergi antara sekolah dan orang tua. โKami tidak bisa bekerja sendiri. Kepercayaan dan dukungan dari orang tua adalah kunci keberhasilan pendidikan karakter anak-anak kita,โ imbuh diyah.

Interaksi antar siswa, guru, dan lingkungan sekolah menjadi fokus utama. MPLS Ramah SDN Kluwut tak hanya mengenalkan ruangan kelas dan tata tertib, tetapi juga menanamkan kebiasaan baik sejak dini. Bahkan, beberapa siswa baru dengan polosnya menyampaikan kesan pertamanya: โAku senang ada badutnya, terus jadi nggak takut sekolah!โ
Dengan penuh optimisme, SDN Kluwut Wonorejo menatap tahun ajaran baru sebagai momentum untuk mencetak generasi yang cerdas, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan masa depan. MPLS Ramah bukan sekadar pengenalan, tapi awal dari perjalanan membentuk insan Indonesia yang hebat. (SantokSB)