Mas Febri Menyapa Desa Kenep: Dukung Pemulihan Kades dan Tegaskan Komitmen Sinergi Pemerintahan
Beji, Suarabangilmedia.com— Program sosial “Mas Dewan Menyapa Kades” kembali dijalankan Mas Febri, kali ini menyapa langsung Pemerintah Desa Kenep, Kecamatan Beji. Kunjungan ini bukan sekadar seremonial, melainkan bentuk kepedulian dan keterlibatan aktif anggota dewan dalam menyerap aspirasi dan memberikan dukungan moral.
Dalam pertemuan yang dihadiri seluruh perangkat desa, Mas Febri menyampaikan rasa empati dan keprihatinan mendalam atas kondisi Kepala Desa Kenep, Bapak Akhmad Yusuf, yang tengah sakit metafisik pasca Pilkades. Ia memberikan dukungan moral secara langsung agar Kades Yusuf segera pulih dan dapat kembali menjalankan roda pemerintahan desa secara optimal.

“Kehadiran saya hari ini bukan hanya untuk menyerap aspirasi, tapi juga untuk menyampaikan doa dan dukungan penuh. Kepemimpinan di tingkat desa sangat vital. Semoga Pak Kades segera sehat dan dapat kembali menggerakkan pembangunan sesuai visi-misi yang sudah dicanangkan,” ungkap Mas Febri.
Ia menambahkan bahwa kondisi kepemimpinan yang sehat—baik secara fisik maupun mental—adalah syarat utama agar pelayanan publik berjalan efektif. Oleh sebab itu, peran lingkungan sekitar, termasuk sinergi antarperangkat desa, sangat penting untuk menjaga keberlanjutan pemerintahan.

Dalam dialog terbuka, sejumlah aspirasi disampaikan oleh perangkat desa, termasuk penguatan kelembagaan desa, peningkatan kapasitas aparatur, serta kebutuhan fasilitas umum yang mendesak. Semua aspirasi tersebut dicatat untuk menjadi bahan tindak lanjut.
Mas Febri juga menegaskan pentingnya sinergitas antara lembaga legislatif dan pemerintahan desa. “Ketika dewan dan pemerintah desa saling terbuka dan saling menguatkan, maka pembangunan akan lebih terarah dan berdampak. Kita ingin kerja bersama, bukan kerja sendiri-sendiri,” tegasnya.
Program “Mas Dewan Menyapa Kades” akan terus dilaksanakan secara berkala ke berbagai wilayah di Kabupaten Pasuruan. Pendekatan ini diyakini menjadi jembatan yang efektif untuk membangun komunikasi lintas tingkat pemerintahan demi terwujudnya pelayanan publik yang inklusif dan progresif.