Waketum Mabrur Ibaratkan Ansor seperti Real Madrid, Kuat dan Solid

Kuburaya, Suarabangilmedia.com – Wakil Ketua Umum Pimpinan Pusat GP Ansor Mabrur L Banuna mengibaratkan organisasi GP Ansor seperti tim sepak bola Real Madrid, yang dikenal sebagai salah satu klub terbaik di dunia. Menurutnya, GP Ansor yang telah berdiri sejak 1934 adalah organisasi besar yang selalu tampil di liga papan atas. Hal tersebut disampaikan Mabrur dalam acara Pra Konferensi Wilayah (Konferwil) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kalimantan Barat (Kalbar) yang berlangsung pada Sabtu-Minggu (14-15/12) di Hotel Alimoer, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat.
Mabrur mengungkapkan, “Kelas organisasi GP Ansor adalah kelas organisasi Liga Champions.” Pernyataan ini menggambarkan betapa besar dan solidnya posisi GP Ansor di kancah organisasi pemuda di Indonesia. Kekuatan organisasi ini, kata Mabrur, telah membuat Ansor mampu bertahan dan berkembang hingga mencapai status elit.
Menurut Mabrur, salah satu faktor yang membuat GP Ansor menjadi organisasi papan atas adalah kesoliditasannya. “Yang membedakan organisasi GP Ansor dengan organisasi lainnya adalah pertama, karena kesolidaritasannya. Kedua, GP Ansor punya ideologi yang kuat. Ketiga, GP Ansor punya jalur komando atau satu komando yang kuat,” tambahnya. Solidaritas dan kekuatan ideologi yang kokoh menjadi fondasi yang membuat Ansor selalu mampu bergerak dengan terorganisir dan efektif.
Mabrur juga menekankan pentingnya menjaga soliditas ini, terutama dalam momentum Pra Konferwil. Ia menyatakan bahwa setiap perbedaan dalam organisasi harus diselesaikan dengan duduk bersama, dan anggota GP Ansor harus bergerak cepat untuk membawa organisasi ini ke arah yang lebih besar. “Pimpinan Pusat ingin Pengurus Wilayah GP Ansor Kalimantan Barat berlari sekencang-kencangnya, yakni dalam arti bisa membenahi apa yang bisa dibenahi, terutama dalam hal penguatan internal keorganisasian,” tegas Mabrur.
Selain itu, Mabrur menyebutkan bahwa GP Ansor yang kini memiliki sekitar 8 juta kader harus dapat memperluas khidmah gerakan, termasuk dalam sektor ekonomi. Ia menekankan bahwa setiap gerakan yang dilakukan oleh Ansor tidak hanya berfokus pada aspek ideologis, tetapi juga pada kesejahteraan kadernya. “Khidmah profesional adalah kita berkhidmat, tetapi juga tidak meninggalkan hidup kita. Itu yang harus kita hidupkan untuk sahabat-sahabat Ansor,” ujarnya.
Ke depan, Mabrur berharap agar ikatan keorganisasian GP Ansor tidak hanya terikat oleh ideologi semata, tetapi juga kebatinan profesionalisme yang melibatkan keterampilan dan keahlian anggotanya. “Mak ke depan, ikatan keorganisasian GP Ansor tidak hanya terikat secara ideologis, tetapi juga kebatinan profesionalisme yang melibatkan skill,” tambahnya.
Pimpinan Pusat GP Ansor juga berencana untuk mengimplementasikan berbagai program yang akan dikerjakan oleh Pimpinan Wilayah dan Cabang, dengan tujuan memberdayakan potensi-potensi kader yang ada di setiap daerah. “Program-program yang akan dieksekusi oleh Pimpinan Pusat akan diberikan kepada Pimpinan Wilayah dan Cabang untuk memberdayakan potensi-potensi kader,” imbuh Mabrur.
Pernyataan Mabrur ini menjadi pengingat bagi semua kader GP Ansor untuk terus menjaga semangat kesolidan, memperkuat ideologi organisasi, dan bergerak maju dalam menghadapi tantangan ke depan. Menurutnya, ini adalah saat yang tepat untuk memperkuat semua lini organisasi agar Ansor semakin solid dan siap menghadapi berbagai tantangan.
Dengan semangat tersebut, diharapkan GP Ansor dapat terus berkembang, memberikan manfaat yang besar untuk kader-kadernya, dan mengukir prestasi di kancah nasional. Mabrur juga mengingatkan bahwa GP Ansor harus menjadi organisasi yang tidak hanya besar dalam jumlah, tetapi juga dalam kualitas pengabdiannya kepada umat dan bangsa.
Akhirnya, Mabrur mengajak seluruh kader GP Ansor untuk terus bergerak bersama dalam satu kesatuan yang kuat. “Mari kita terus bergerak solid, dengan ideologi yang kuat, dan kesungguhan dalam setiap langkah kita. Ansor harus menjadi organisasi yang dicintai dan bermanfaat bagi masyarakat,” tutupnya. (SantokSB)