May 24, 2026
Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.    

Menuju Sekolah Unggul: Recharge Keislaman dan Kemuhammadiyahan di Perguruan Muhammadiyah Bangil

0
9f8288d8-c8ea-4c8d-9681-d73829fbeb86

Bangil, Suarabangilmedia.com – Sabtu, 4 Januari 2025, bertempat di Perguruan Muhammadiyah Bangil, Majelis Pendidikan Dasar Menengah dan PNF PCM Bangil mengadakan acara recharge untuk guru dan karyawan dengan tema “Peningkatan Pemahaman Keislaman dan Kemuhammadiyahan Guru dan Karyawan Menuju Sekolah Unggul”. Acara tersebut dihadiri oleh berbagai pihak penting, termasuk pemateri utama Ust. Drs. H. Aunur Rofiq, yang juga merupakan fasilitator Sekolah Unggul Muhammadiyah Jawa Timur dan Ketua PDM Kabupaten Pasuruan. Hadir pula para kepala sekolah dari tingkat SD, SMP, dan SMA serta para guru dan karyawan di lingkungan Perguruan Muhammadiyah Bangil.

Acara dibuka dengan sambutan dari Ketua Majelis Dikdasmen dan PNF Kecamatan Bangil, Bapak Ashadi M.Pd. Dalam sambutannya, beliau mengingatkan pentingnya untuk menengok ke belakang sebagai bahan evaluasi dan refleksi. Ia mengutip perjuangan KH. Ahmad Dahlan dalam membangun sekolah sebagai sarana dakwah Islam melalui pendidikan. Menurutnya, sebagai warga Muhammadiyah, kita harus memiliki peran aktif dalam mengembangkan Muhammadiyah untuk mewujudkan cita-cita kemajuan dan perjuangan dakwah Islam.

Bapak Ashadi juga menjelaskan alasan mengapa Muhammadiyah harus terus berkembang. Muhammadiyah, menurutnya, merupakan gerakan Islam yang memiliki tujuan besar untuk dakwah amar ma’ruf nahi munkar dan tajdid, yang berlandaskan pada Al-Quran dan As-Sunnah. Tujuan tersebut adalah untuk menegakkan dan menjunjung tinggi agama Islam, serta mewujudkan masyarakat Islam yang sebenar-benarnya.

Sambutan berikutnya disampaikan oleh perwakilan PDM Kabupaten Pasuruan, Bapak Sueb Rizal, S.Ag., M.Pd. Beliau menekankan pentingnya melakukan recharge diri, baik secara fisik maupun spiritual, untuk terus menumbuhkan semangat dalam menghidupi AUM (Amal Usaha Muhammadiyah) khususnya di bidang pendidikan. Ia juga mengingatkan bahwa evaluasi terhadap Sumber Daya Manusia (SDM) di bidang pendidikan perlu dilakukan agar terus berkembang.

Pemateri utama, Ust. Drs. H. Aunur Rofiq, M.Si., berbicara tentang penguatan Al-Islam dan peneguhan ideologi Muhammadiyah. Beliau mengungkapkan bahwa di Indonesia terdapat lebih dari 5000 masalah, dan sekitar 40% di antaranya berkaitan dengan pendidikan. Oleh karena itu, Muhammadiyah memiliki kewajiban untuk menciptakan sekolah-sekolah yang sehat dan berkualitas. Ia menekankan bahwa jumlah siswa di sekolah Muhammadiyah harus lebih dari 600 agar sekolah tersebut bisa berkembang secara maksimal.

Lebih lanjut, Ust. Aunur menjelaskan tentang tiga pokok ideologi Muhammadiyah, yaitu sistem keyakinan, cita-cita, dan perjuangan. Ketiganya harus dijalankan dengan keyakinan penuh, serta memiliki tujuan yang jelas untuk perjuangan Muhammadiyah. Ideologi ini, menurutnya, harus menjadi landasan bagi setiap pemimpin atau kepala sekolah dalam menjalankan tugasnya.

Dalam acara tersebut, Ust. Aunur juga menyampaikan beberapa kriteria penting bagi seorang kepala sekolah yang ideal. Seorang kepala sekolah harus mampu menghidupi sekolah, bahkan setelah ia meninggal dunia, sekolah tersebut harus tetap hidup dan berkembang. Jika kepala sekolah hidup tetapi sekolahnya tidak berkembang, maka itu menunjukkan adanya evaluasi dan inovasi yang harus dilakukan. Paling parah, kata Ust. Aunur, adalah jika kepala sekolah meninggal dan sekolahnya ikut mati, yang berarti pendidikan di sekolah tersebut berhenti total.

Sebagai tambahan, Ust. Aunur mengutip pernyataan KH. Ahmad Dahlan yang menyatakan, “Hidup-hidupilah Muhammadiyah, jangan mencari hidup di Muhammadiyah.” Pernyataan ini masih sangat relevan dalam konteks dakwah dan perjuangan Muhammadiyah hingga hari ini. Dalam menjalankan amanah besar ini, setiap individu harus memiliki keberanian dan ketekunan untuk mewujudkan tujuan tersebut.

Salah satu cerita inspiratif yang disampaikan oleh Ust. Aunur adalah kisah SMA Muhammadiyah di Maluku, yang mayoritas siswanya adalah non-Muslim, bahkan kepala sekolahnya pun non-Muslim. Namun, dakwah melalui pendidikan berhasil mengubah pandangan mereka, dan setelah lulus, sebagian besar siswa tersebut memeluk agama Islam atau menjadi mualaf. Ini menunjukkan betapa besar pengaruh pendidikan Muhammadiyah dalam dakwah Islam.

Ust. Aunur juga menyampaikan bahwa Muhammadiyah memiliki 10 kepribadian yang harus dimiliki oleh setiap anggotanya, yaitu: beramal dan berjuang, memperbanyak kawan, lapang dada, bersifat keagamaan dan kemasyarakatan, taat hukum, amar ma’ruf nahi munkar, aktif, kreatif, dan inovatif, kerja sama, membantu pemerintahan, serta adil dan kolektif. Kepribadian-kepribadian ini harus ditanamkan dalam setiap individu agar bisa terus berkembang dan berkontribusi dalam masyarakat.

Sebagai penutupan, Ust. Aunur mengajak seluruh peserta untuk membawa anak-anak mereka ke dunia Muhammadiyah dan memasukkan dunia Muhammadiyah ke dalam kehidupan anak-anak, supaya mereka dapat berkembang dengan cepat dan berpikir kritis untuk menghadapi tantangan hidup di masa depan. Acara tersebut diakhiri dengan semangat baru untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan memperjuangkan nilai-nilai Islam dan Kemuhammadiyahan di setiap sekolah Muhammadiyah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *