Rakor Yayasan Al Hikmaturrahmaniyah di Hotel Permata Biru Prigen: Meningkatkan Kualitas Pendidikan dan Persiapan PPDB 2025
Prigen, Suarabangilmedia.com – Jumat dan Sabtu, 3-4 Januari 2025, bertempat di Hotel Permata Biru Prigen, diadakan Rapat Koordinasi (Rakor) Yayasan Al Hikmaturrahmaniyah dengan agenda utama pembekalan orientasi pendidikan menuju sukses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2025. Acara tersebut dibuka oleh Bapak Suadi, S. Ag., M. Pd.I, selaku Anggota Dewan Pendidikan Kabupaten Pasuruan, yang memberikan materi tentang pentingnya kualitas pendidikan berbasis nilai-nilai Aswaja.

Suadi menekankan bahwa kurikulum dan metode pengajaran yang diterapkan harus dapat menciptakan lulusan yang tidak hanya memiliki pengetahuan akademik yang baik, tetapi juga keterampilan kewirausahaan yang kreatif. Hal ini diharapkan dapat menghasilkan generasi yang tidak hanya cerdas, tetapi juga mandiri dan inovatif dalam dunia kerja. Selain itu, moral dan etika juga harus menjadi fokus utama dalam setiap tahapan pendidikan.
“Kolaborasi dan kerjasama antar sumber daya manusia di lingkungan pendidikan, baik itu guru, staf, maupun pihak yayasan, sangat penting. Selain itu, kita juga harus istiqomah dalam melakukan monitoring dan evaluasi terhadap semua program yang telah dijalankan,” kata Suadi. Ia juga menegaskan bahwa tantangan bagi madrasah pada tahun ini semakin berat dengan persaingan yang ketat dari sekolah-sekolah lain di sekitarnya.

Pada kesempatan yang sama, M. Malik, S.Pd, Kepala Madrasah Aliyah, berbicara tentang strategi dalam menghadapi PPDB tahun 2025. Malik menegaskan bahwa untuk memenuhi target kuota siswa, penting bagi lembaga pendidikan untuk terus berinovasi dan berkreasi. Kinerja yang baik dari para guru, staf, serta dukungan pendanaan yang solid menjadi kunci utama dalam mendukung suksesnya PPDB.
“Di tahun 2025, kita harus lebih kreatif dalam mengembangkan program-program yang menarik bagi calon siswa. Semua pihak, mulai dari guru hingga staf karyawan, perlu berkomitmen untuk meningkatkan kualitas layanan pendidikan agar semakin banyak masyarakat yang tertarik untuk bergabung dengan lembaga kita,” ujar Malik.

Sementara itu, H. Masduqi, M.Pd., Kepala Madrasah Tsanawiyah, menambahkan bahwa meskipun program-program yang sudah ada berjalan dengan baik, namun perlu ada sentuhan penyempurnaan agar manfaat pendidikan yang diberikan bisa lebih dirasakan oleh masyarakat sekitar. Penyempurnaan ini diharapkan dapat meningkatkan daya tarik lembaga pendidikan bagi calon siswa dan orang tua.
Dalam strategi PPDB yang dibahas, pentingnya meningkatkan reputasi lembaga pendidikan menjadi sorotan utama. Salah satu langkah yang disarankan adalah dengan melakukan branding yang kuat untuk menarik perhatian masyarakat. Selain itu, teknologi juga harus dimanfaatkan secara optimal dalam proses PPDB, agar lebih efisien dan efektif dalam menjangkau calon siswa.
“Untuk memperkuat strategi PPDB, kita juga harus menyediakan program unggulan yang bisa menarik minat calon siswa. Selain itu, memperkuat hubungan dengan komunitas dan menyasar promosi ke target pasar yang tepat akan sangat membantu dalam memperkenalkan lembaga pendidikan kita lebih luas lagi,” ungkap Suadi.
Lebih lanjut, para peserta Rakor juga sepakat bahwa memberikan pengalaman langsung kepada calon siswa dan orang tua menjadi salah satu cara efektif dalam mengenalkan kualitas pendidikan yang ada di lembaga tersebut. Dengan pendekatan yang lebih personal, diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat dan membuat mereka lebih yakin untuk memilih lembaga pendidikan ini sebagai tempat belajar anak-anak mereka. (SantokSB)