August 1, 2026
Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.    

Elevasi Jalan Tambakrejo Pasuruan Ditinggikan untuk Cegah Banjir

0
banjir-1917247809

Pasuruan, Suarabangilmedia.com – Kawasan Tambakrejo, Kecamatan Kraton, Kabupaten Pasuruan, kerap tergenang banjir saat air Sungai Welang meluap. Hal ini disebabkan oleh elevasi jalan yang lebih rendah dari sekitarnya, sehingga membuat permukaan jalan menjadi sasaran luapan air. Mengatasi masalah ini, Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) berencana untuk meninggikan permukaan jalan.

PPK 3.4 BBPJN Jawa-Bali I, Made Gede Widhiyasa, menjelaskan bahwa upaya peninggian jalan akan dilakukan dengan perkerasan jalan berupa rigid. Tujuan utama dari proyek ini adalah untuk mengurangi dampak genangan air yang sering terjadi akibat luapan Sungai Welang.

Menurut rencana, pekerjaan peninggian jalan akan dimulai dari perbatasan kota dan akan diperpanjang sepanjang 400 meter ke arah barat, hingga mencapai pertigaan Kraton. “Kami menargetkan pekerjaan ini bisa dimulai tahun ini dan segera selesai. Diharapkan dengan peninggian jalan ini, genangan air yang mengganggu lalu lintas bisa teratasi,” ungkap Widhiyasa.

Masalah banjir yang sering terjadi di kawasan Tambakrejo sudah lama menjadi keluhan masyarakat. Kondisi elevasi jalan yang rendah membuat wilayah tersebut rawan terendam air saat terjadi luapan dari Sungai Welang. Menurutnya, hal tersebut membuat kawasan tersebut sering tergenang, dan bahkan lalu lintas harus dialihkan akibat jalan yang terendam air.

Dede, seorang warga setempat, menyampaikan bahwa kondisi geografis Tambakrejo yang berada di kawasan cekungan menjadi faktor utama penyebab terjadinya banjir. β€œElevasi jalan dari arah barat lebih rendah, sehingga saat terjadi luapan, air sulit surut dan menggenangi jalan,” katanya.

Akibat genangan air yang lama surut, jalan nasional yang menghubungkan Pasuruan dan wilayah lainnya seringkali terhambat. Dalam situasi tersebut, hanya jalur kanan yang dapat digunakan, sementara jalur kiri terkadang terendam air. Hal ini sangat mengganggu kelancaran lalu lintas dan memperburuk kondisi perekonomian warga setempat.

Peninggian jalan ini dipandang sebagai solusi yang paling tepat untuk mengurangi dampak banjir yang selama ini meresahkan. Dengan peninggian jalan, diharapkan air bisa mengalir lebih lancar dan tidak menggenang lama di kawasan tersebut. Proyek ini direncanakan dimulai pada pertengahan bulan ini dan diharapkan dapat selesai tepat waktu.

β€œProyek ini adalah langkah konkret untuk mengatasi permasalahan banjir yang sering terjadi di wilayah Tambakrejo. Kami berharap, setelah proyek ini selesai, genangan air yang merusak jalan dan menghambat lalu lintas bisa berkurang secara signifikan,” kata Widhiyasa menutup penjelasannya. (SantokSB)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *