Gudang Kapuk dan Singkong di Lumbang Terbakar, Kerugian Rp 100 Juta
LUMBANG, Suarabangilmedia.com – Sebuah gudang yang menyimpan kapuk dan singkong di Desa Lumbang, Kabupaten Pasuruan, terbakar pada Kamis dini hari (13/2). Kebakaran ini tidak menelan korban jiwa, namun kerugian material diperkirakan mencapai Rp 100 juta.
Kebakaran pertama kali diketahui sekitar pukul 00.30 oleh Kamal, seorang saksi berusia 60 tahun yang tinggal tak jauh dari lokasi. Ia melihat kepulan asap dari arah gudang, dan segera melaporkan kejadian tersebut.
Saksi kemudian menghubungi pemilik gudang, Wahid, yang juga berusia 60 tahun, serta pihak kepolisian untuk melaporkan kejadian kebakaran tersebut. Tak lama kemudian, Polsek Lumbang tiba di lokasi.
Polsek Lumbang segera berkoordinasi dengan Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Pasuruan yang datang sekitar pukul 01.00. Pemadaman berlangsung selama lebih dari 4 jam, hingga api berhasil dipadamkan pada pukul 05.15.
Kapolsek Lumbang Iptu Sumbut Pujaningwang menjelaskan, kebakaran dipicu oleh panel listrik yang mengalami korsleting. Api kemudian menjalar ke tumpukan kapuk yang ada di dalam gudang.
Akibat kebakaran, seluruh bangunan gudang ludes terbakar, menyisakan atap seng dan bongkahan kayu. Sebagian besar barang di dalam gudang hangus terbakar, termasuk kapuk dan singkong yang disimpan.
Pihak kepolisian menyatakan bahwa tidak ada korban jiwa dalam insiden ini karena gudang dalam kondisi kosong saat kejadian. Namun, kerugian yang ditimbulkan cukup besar, mencapai Rp 100 juta.
Kebakaran ini diduga disebabkan oleh korsleting listrik yang terjadi pada panel listrik di dalam gudang. Penyidikan lebih lanjut akan dilakukan untuk memastikan penyebab pasti kebakaran. (SantokSB)