August 3, 2026
Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.    

Atap Dua Ruang Kelas SDN Petung III Ambruk, Proses Belajar Terancam Terganggu

0
6832db1da91c7-atap-gedung-sekolah-di-jombang-yang-ambruk_malang (1)

PASREPAN, Suarabangilmedia.com – Peristiwa mengejutkan terjadi di SDN Petung III, Desa Petung, Kecamatan Pasrepan, Kabupaten Pasuruan, pada Minggu (25/5) pagi. Sekitar pukul 04.20 WIB, atap dua ruang kelas ambruk dan meninggalkan puing-puing berserakan di dalam ruangan. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini karena terjadi di luar jam aktivitas sekolah.

Kejadian ini sontak membuat geger warga sekitar. Adi Santoso (21), salah satu warga yang tinggal tak jauh dari lokasi, menjadi saksi pertama atas peristiwa tersebut. Ia mengaku mendengar suara keras mirip suara gemuruh usai menunaikan salat subuh. Rasa penasaran membuatnya keluar rumah dan mencari sumber suara tersebut.

“Suaranya keras banget, seperti gemuruh. Saya langsung keluar dan kaget lihat atap sekolah sudah ambruk. Saya langsung hubungi kepala desa dan kepala sekolah,” ujar Adi saat ditemui di lokasi.

Pantauan di lapangan menunjukkan, kerusakan terjadi di dua dari enam ruang kelas yang berjajar membujur dari barat ke timur. Dua ruang kelas yang ambruk diketahui merupakan ruang kelas IV dan V. Reruntuhan atap berupa genting dan rangka galvalum tampak menimpa sejumlah bangku dan meja belajar di dalam ruangan.

Tak hanya itu, bagian atap teras depan sekolah juga terlihat menggantung dan berpotensi jatuh kapan saja. Kondisi ini menambah risiko bagi siapapun yang berada di sekitar lokasi. Aparat desa bersama pihak sekolah pun segera memberi garis pembatas di area yang terdampak, untuk menghindari kemungkinan terjadinya kecelakaan susulan.

Kepala SDN Petung III, Anisah, membenarkan peristiwa tersebut. Ia mengungkapkan menerima kabar dari salah satu wali murid pagi itu. Anisah menyatakan bahwa bangunan yang ambruk merupakan hasil renovasi yang dilakukan pada tahun 2014 silam. “Ini memang bangunan lama. Terakhir direhab tahun 2014. Saat ini kami sedang berkordinasi dengan dinas terkait untuk penanganan lebih lanjut,” jelasnya.

Dampak dari kejadian ini tentu akan mempengaruhi proses belajar mengajar. Pihak sekolah kini tengah menyusun langkah darurat agar kegiatan pembelajaran tetap bisa berjalan, sambil menunggu perbaikan bangunan yang rusak. Pemerintah daerah diharapkan segera turun tangan untuk membantu percepatan pemulihan fasilitas pendidikan tersebut. (SantokSB)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *