May 5, 2026
Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.    

Banjir Rob Terjang Pesisir Pasuruan, Genangan Capai 30 Cm dan Puluhan Motor Mogok

0
F-banjir-rob-di-pasuruan-6-3157039663

Pasuruan, Suarabangilmedia.com – Banjir rob kembali menerjang wilayah pesisir Pasuruan, namun kali ini dampaknya lebih parah dari biasanya. Sejak Rabu (28/5) pagi, air laut pasang merendam kawasan permukiman dan jalan raya di sejumlah titik di Kabupaten dan Kota Pasuruan. Genangan air mencapai ketinggian 25 hingga 30 sentimeter, jauh di atas normal yang biasanya hanya 10-15 sentimeter.

Wilayah terdampak tersebar luas, mulai dari Desa Kalirejo dan Semare di Kecamatan Kraton, hingga Kelurahan Mandaran, Tambaan, Ngemplakrejo, dan Panggungrejo di Kota Pasuruan. Beberapa titik seperti Dusun Kisik, Desa Kalirejo dan Jalan MT Hartono di Mandaran, menjadi lokasi genangan tertinggi. “Di sini banyak motor yang mogok, terhitung sekitar 10 motor,” ujar Kasat Polairud Polres Pasuruan Kota, AKP Edy Suseno.

Di sisi timur Pasuruan, genangan juga melanda Kecamatan Lekok seperti Desa Tambak Lekok, Jatirejo, Wates, dan Semedusari. Di Kecamatan Nguling, banjir rob turut merendam Desa Kerawang dan Mlaten. Air bahkan masuk ke rumah-rumah warga di Kecamatan Kraton, menambah kekhawatiran akan kerusakan yang lebih luas.

Menurut Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Pasuruan, Sugeng Hariyadi, banjir rob kali ini dipicu oleh fenomena super new moon, yang menyebabkan kenaikan signifikan permukaan air laut. Ia mengimbau warga pesisir untuk tetap waspada, menyelamatkan barang berharga, dan rutin memantau informasi dari BMKG serta BPBD. Sebelumnya, BMKG sudah memperingatkan potensi banjir rob pada 21 Mei hingga 4 Juni 2025. (SantokSB)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *