August 3, 2026
Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.    

Remaja Mojoparon Dibekali Ilmu Jadi Agen Anti-Narkoba, WGR 2025 Bikin Bangga!

0
WhatsApp Image 2025-05-26 at 13.43.59 (2)

Pasuruan, Suarabangilmedia.com – Semangat melawan narkoba makin terasa di Desa Mojoparon, Kecamatan Rembang, Kabupaten Pasuruan. Dalam rangkaian kegiatan Warung Ganjaran Rosella (WGR), puluhan remaja mengikuti pelatihan bertajuk Pendidik Sebaya Anti Narkotika/Remaja Teman Sebaya Senin, 26 Mei 2025. Kegiatan ini merupakan bagian dari program unggulan “Desa Bersinar” yang diinisiasi BNN Kabupaten Pasuruan untuk membentuk generasi muda yang sadar bahaya narkoba sejak dini.

Psikolog dari UPT PPA Kabupaten Pasuruan, Riza Wahyuni, S.Psi., M.Si., menyampaikan materi penting seputar pengelolaan emosi dan komunikasi asertif. “Kalau remaja bisa pahami emosinya sendiri dan berani bicara tegas, mereka akan lebih kuat menghadapi tekanan dari lingkungan, termasuk soal narkoba. Pemahaman gender juga penting untuk hindari kekerasan dan diskriminasi,” jelasnya di depan peserta.

Pelatihan ini adalah sesi kedua dari tiga rangkaian kegiatan edukatif yang digelar BNN. Mahfudzo, S.KM dari BNN Pasuruan menjelaskan bahwa program ini bukan sekadar penyuluhan biasa. “Kami ingin peserta jadi agen perubahan. Mereka harus bisa menyampaikan ulang pesan ini ke teman-temannya. Jadi bukan cuma tahu, tapi juga bisa jadi panutan,” katanya.

Menariknya, pelatihan ini juga menghadirkan materi hukum yang disampaikan langsung oleh Kanit Narkoba Polres Pasuruan, Ipda M. Fajar Indranata, SH. Ia memberikan pemahaman menyeluruh tentang konsekuensi hukum dari penyalahgunaan narkoba. “Kita ingin mereka paham bahwa hukum bukan musuh, tapi pelindung. Jadi lebih baik mencegah sejak dini daripada menyesal,” ungkapnya.

Para peserta mengaku banyak mendapat pelajaran baru dari kegiatan ini. Salah satunya, Lailatul Fitria, siswi MTs. Ma’arif Rembang. “Sekarang aku jadi tahu gimana cara ngomong yang tegas ke teman dan nolak ajakan buruk. Dulu cuma tahu narkoba bahaya, sekarang lebih ngerti kenapa dan gimana hadapinnya,” ucapnya semangat.

Kepala Desa Mojoparon, Moh Soleh, memberikan apresiasi tinggi terhadap keterlibatan remaja dan dukungan dari lintas lembaga. “Ini bukan sekadar acara simbolis. Ini bukti kalau desa, BNN, dan masyarakat bisa bersatu buat masa depan yang lebih baik. Mojoparon siap jadi role model Desa Bersinar,” tutupnya. (SantokSB)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *