Mela Rusdi Tinjau Posyandu Siklus Hidup di Rembang, Dorong Kesehatan Masyarakat Seumur Hidup
Rembang, Suarabangilmedia.com – Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Pasuruan, drg Merita Ariestya Yudi atau yang akrab disapa Mela Rusdi, kembali menunjukkan komitmennya dalam mendorong peningkatan derajat kesehatan masyarakat. Rabu (11/6/2025) pagi, istri Bupati Pasuruan Rusdi Sutejo itu melakukan monitoring dan evaluasi (monev) di Posyandu Lili 1 Desa Pajaran, Kecamatan Rembang. Tak sendiri, Mela hadir didampingi sejumlah pengurus TP PKK dan perwakilan Dinas Kesehatan setempat.
Di tengah kesibukan Posyandu yang kini tak hanya fokus pada ibu hamil dan balita, namun juga merambah ke pelayanan lansia, Mela tampak aktif berinteraksi dengan warga. Ia menyapa para ibu yang menimbang anaknya, memberi semangat kepada para kader, hingga berdiskusi langsung dengan para lansia yang memeriksakan kesehatannya. “Senang sekali melihat antusias warga. Ini bukti bahwa Posyandu punya tempat tersendiri di hati masyarakat,” ujarnya semringah.
Monev ini, kata Mela, menjadi bagian dari upaya serius untuk mengoptimalkan Posyandu Siklus Hidup (Posyansip), program strategis yang mencakup layanan kesehatan dari bayi hingga lanjut usia. Menurutnya, Posyandu kini bukan sekadar tempat timbang balita, tapi juga menjadi titik penting layanan preventif yang menyeluruh. “Kita ingin Posyandu semakin aktif dan konsisten memberikan layanan berkualitas di setiap tahap kehidupan,” jelasnya.
Mela juga menekankan peran strategis TP PKK dalam menggerakkan partisipasi masyarakat, sekaligus mendukung kerja para kader Posyandu di tingkat desa. “Kami hadir bukan hanya untuk meninjau, tapi juga memberikan motivasi dan solusi. Ini kerja kolektif lintas sektor,” imbuhnya. Ia berharap kegiatan monev bisa menjadi energi baru bagi para kader dan warga untuk lebih maksimal memanfaatkan layanan Posyandu.
Tak lupa, Mela mengimbau para ibu untuk tak melewatkan jadwal Posyandu. Ia mengingatkan bahwa layanan kesehatan yang disediakan tidak dipungut biaya. “Sayang sekali kalau tidak datang. Ini kesempatan untuk tahu tumbuh kembang anak, sekaligus jaga kesehatan diri sendiri, termasuk untuk para remaja dan lansia,” pesannya dengan ramah.
Sementara itu, Kabid Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kabupaten Pasuruan, Endah Yuliastuti, menegaskan bahwa kerja sama antara Dinkes dan TP PKK sangat penting dalam pelaksanaan monev. “Kami ingin memastikan layanan Posyandu Siklus Hidup benar-benar menjangkau seluruh lapisan masyarakat. Jika ada kendala, kami siap bantu carikan solusi terbaik,” tegasnya. (*)
Editor (SantokSB)