August 4, 2026
Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.    

Rencana Silaturahmi ke Rumah Sepupu di Gempol Berujung Penganiayaan dengan Sajam

0
f-Imam-Ghojali-korban-penganiayaan-mengalami-luka-bacok-di-punggung-dan-perut-2zal-1871097865

Gempol, Suarabangilmedia.com– Rencana Imam Ghojali (43) untuk bersilaturahmi ke rumah sepupunya, Senin (2/6), berubah menjadi peristiwa tragis. Pria asal Dusun Kaliputih, Desa Sumbersuko, Kecamatan Gempol ini menjadi korban penganiayaan dengan senjata tajam jenis parang.

Kejadian itu berlangsung sekitar pukul 09.30 WIB saat Imam tiba di Dusun Betro, Desa Wonosunyo, Kecamatan Gempol. Ia sempat diajak oleh seorang kenalannya bernama Bad ke sebuah rumah warga. Di tempat itu, seorang terduga pelaku berinisial Sus tiba-tiba membacok Imam dengan parang, mengenai punggung dan perutnya hingga mengalami luka robek.

“Saya sempat lari menyelamatkan diri, tapi Sus tetap mengejar saya. Setelah itu, dia kabur,” ujar Imam saat ditemui di rumahnya usai menjalani perawatan di RS Asih Abyakta, Desa Kepulungan, Gempol.

Warga sekitar yang melihat kejadian langsung menolong dan membawa Imam ke rumah sakit menggunakan ambulans desa. Imam yang sehari-hari bekerja serabutan itu mengaku sudah mengenal Sus, namun enggan menjelaskan alasan pelaku menganiayanya.

Keluarga korban kemudian melapor ke Polsek Gempol. Petugas kepolisian langsung mendatangi rumah sakit dan mengumpulkan keterangan dari Imam. “Pelakunya satu orang, saat ini masih dalam penyelidikan dan pengejaran,” kata Aipda Rofiq dari Unit Reskrim Polsek Gempol. (SantokSB)

!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *