August 4, 2026
Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.    

Operasi Patuh 2025: 4.940 Pelanggaran, Polres Pasuruan Kota Terendah se-Jatim

0
F-penindakan-di-jalan-untung-suropati-466901097

PASURUAN, Suarabangilmedia.com – Selama dua pekan pelaksanaan Operasi Patuh 2025, Satuan Lalu Lintas Polres Pasuruan Kota mencatat 4.940 pelanggaran lalu lintas. Meski angkanya cukup tinggi, jumlah tersebut tercatat sebagai yang paling rendah di jajaran 39 polres se-Polda Jawa Timur.

Jenis pelanggaran paling dominan berupa teguran sebanyak 1.630 kali. Sementara penindakan dengan tilang terbagi atas 1.197 pelanggaran melalui Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) mobile, 1.143 pelanggaran dengan tilang manual, serta 970 pelanggaran melalui ETLE statis.

Kapolres Pasuruan Kota AKBP Davis Busin melalui Kasi Humas Aipda Muhammad Junaidi menyebut tren penindakan selama 14 hari operasi menunjukkan penurunan. Bahkan di pekan kedua, angka pelanggaran menurun drastis dibanding pekan pertama. “Trennya turun di pekan kedua. Sebelumnya sempat masuk 10 besar, kini jadi yang terendah,” kata Junaidi, Senin (29/7/2025).

Ia menambahkan, meskipun sempat tinggi di awal operasi, pihaknya terus melakukan pendekatan persuasif. Sosialisasi gencar dilakukan melalui media massa hingga media sosial untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas.

Junaidi berharap capaian ini bukan sekadar prestasi administratif semata. Menurutnya, yang paling penting adalah perubahan perilaku masyarakat dalam berkendara. “Kami harap, walaupun tidak ada operasi, masyarakat tetap patuh. Karena keselamatan adalah milik seluruh pengguna jalan,” ujarnya.

Dengan capaian terendah di Jatim, Polres Pasuruan Kota optimistis budaya tertib lalu lintas bisa terus terjaga. Sosialisasi dan edukasi disebut akan tetap dilanjutkan, meskipun operasi telah berakhir.(*)

Editor : Zack

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *