DPC PIRA Kabupaten Pasuruan Hadiri Rakerda PIRA Jatim, Bahas Penguatan Perempuan di Politik
Pasuruan, Suarabangilmedia.com – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Perempuan Indonesia Raya (PIRA) Kabupaten Pasuruan turut ambil bagian dalam Rapat Kerja Daerah (Rakerda) PIRA Jawa Timur yang digelar Minggu (10/8/2025) di Hotel Platinum, Jl Raya Tunjungan Plaza, Surabaya. Seluruh peserta tampil kompak mengenakan seragam kebesaran berupa kemeja putih panjang dengan bawahan dan kerudung warna cream.
Rakerda ini dihadiri tokoh-tokoh penting Partai Gerindra, termasuk Ketua DPP PIRA Dr. Sumarjati Arjoso, SKM, Ketua DPD PIRA Jawa Timur Dra. Yayuk Sugeng, MSi, serta Ketua DPD Partai Gerindra Jawa Timur Dr. H. Anwar Sadad, M.Ag. Sejumlah dewan pakar dan penasihat PIRA, termasuk Bu Luki yang merupakan Ketua DPC PIRA Kabupaten Pasuruan, juga hadir dalam forum tersebut.
Suasana acara berlangsung hangat namun penuh keseriusan. Agenda utama membahas strategi memperkuat peran perempuan di dunia politik dan sosial, serta merumuskan langkah-langkah kerja yang bisa langsung diaplikasikan di daerah masing-masing.

Bu Luki mengungkapkan rasa syukur dan apresiasinya terhadap pelaksanaan Rakerda yang berjalan lancar dan sukses. “Hasil pembahasan yang kita dapatkan di sini sangat aplikatif dan bisa langsung kita implementasikan di Kabupaten Pasuruan,” ujarnya.
Ia menegaskan, PIRA sebagai sayap perempuan Partai Gerindra memiliki tanggung jawab untuk meningkatkan kapasitas, pengetahuan, dan partisipasi perempuan dalam bidang politik maupun pemberdayaan masyarakat. “Kami akan menindaklanjuti semua rekomendasi dengan langkah konkret,” tambahnya.
Ketua DPP PIRA, Dr. Sumarjati Arjoso, dalam sambutannya menekankan pentingnya soliditas dan sinergi antar-pengurus di semua tingkatan. Ia juga mengingatkan bahwa peran perempuan sangat strategis, bukan hanya dalam mendulang suara di pemilu, tapi juga dalam membangun kebijakan publik yang pro-rakyat.
Dengan semangat yang dibawa pulang dari Rakerda ini, DPC PIRA Kabupaten Pasuruan menargetkan peningkatan kinerja di lapangan. Harapannya, semua program yang disepakati bisa menyentuh langsung kebutuhan masyarakat sekaligus memperkuat posisi perempuan di ranah politik dan pembangunan daerah. (Zack)