Mas Febri Apresiasi Pengusaha Muda Ayam Petelur, Tekuni Usaha dari Nol hingga Punya Puluhan Ribu Ekor
Purwosari, Suarabangilmedia.com โ Mas Febri memberikan apresiasi langsung kepada salah satu enterpreneur milenial asal Desa Cendono, Kecamatan Purwosari, Kabupaten Pasuruan, pada Minggu (3/8/2025). Pengusaha muda tersebut sukses membangun usaha ayam petelur dari nol hingga kini memiliki puluhan ribu ekor ayam produktif.
Dalam kunjungannya, Mas Febri mengungkapkan kekaguman terhadap kegigihan dan ketekunan sang pengusaha muda yang berhasil membuka peluang kerja dan menunjukkan bahwa sektor peternakan memiliki masa depan cerah. “Anak muda jangan takut memulai usaha, meski banyak persoalan. Yang penting tekun. Dari situ kita bisa belajar dan terus belajar hingga akhirnya menemukan solusi,” ujar Mas Febri.

Menurutnya, semangat seperti ini harus ditularkan ke generasi muda lain di Kabupaten Pasuruan. Ia menyebut keberhasilan anak muda dalam bidang wirausaha harus menjadi inspirasi kolektif, bukan hanya cerita sukses pribadi.
Mas Febri juga menyampaikan rencana sinergi dengan dinas-dinas terkait dalam mendukung kegiatan sosialisasi kewirausahaan. Pihaknya akan mendorong agar pengusaha muda lokal yang sudah terbukti kompeten dijadikan narasumber dalam berbagai pelatihan maupun forum edukasi.
โHarapannya, program ini bisa tepat sasaran dan berkelanjutan. Kita libatkan praktisi yang sudah terbukti di lapangan agar anak-anak muda lain bisa termotivasi dan lebih siap menghadapi tantangan dunia usaha,โ pungkasnya.

Pengusaha muda yang mendapat apresiasi tersebut memulai usahanya dari skala kecil, dengan modal terbatas dan hanya beberapa ratus ekor ayam. Namun berkat kegigihan, manajemen yang terukur, dan pemanfaatan teknologi kandang modern, kini ia mampu menghasilkan puluhan ribu butir telur setiap hari.
Menurutnya, tantangan terbesar di awal usaha adalah keterbatasan akses modal dan minimnya pengalaman. Namun dengan semangat belajar dan tidak malu bertanya, hambatan-hambatan itu berhasil dihadapi secara bertahap.
โSaya selalu percaya, usaha itu seperti menanam. Kalau kita rawat, disiram, dipupuk dengan sabar, pasti akan berbuah. Sama seperti ayam ini, kalau kita tekuni, hasilnya bisa kita panen terus menerus,โ ujarnya.
Keberhasilan ini juga menjadi bukti bahwa sektor pertanian dan peternakan tidak kalah menjanjikan dibanding bisnis digital atau usaha urban lainnya. Apalagi kebutuhan pangan akan terus dibutuhkan sepanjang zaman.
Mas Febri berharap lebih banyak lagi anak muda Kabupaten Pasuruan yang mau menekuni sektor produktif seperti ini. Pemerintah, lanjutnya, siap memfasilitasi pelatihan, akses permodalan, hingga pemasaran produk lokal agar usaha milik anak muda makin berdaya saing.
โTidak ada usaha yang instan. Tapi kalau kita konsisten, terus belajar, dan punya komunitas yang saling dukung, maka jalan sukses itu pasti terbuka,โ tutup Mas Febri. (Zack)