Mas Febri Irawan Dorong Desa Kelola Dana Secara Transparan dan Akuntabel
Gempol, Suarabangilmedia.com β Anggota Komisi I DPRD Kabupaten Pasuruan, Mas Febri Irawan Darwis, hadir sebagai narasumber dalam kegiatan Penyuluhan Hukum dan Dialog Bidang Hukum di Balai Desa Wonosari, Kecamatan Gempol, Senin (11/8/2025) pagi.
Kegiatan yang digelar Pemerintah Desa Wonosari ini mengangkat materi penting terkait pengelolaan keuangan desa dengan tema “Mewujudkan Kabupaten Pasuruan yang Maju Sejahtera dan Berkeadilan”. Fokus pembahasan diarahkan pada transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan dana desa, agar setiap rupiah yang digunakan benar-benar bermanfaat bagi masyarakat.
Dalam pemaparannya, Mas Febri menegaskan bahwa pengelolaan dana desa harus berpegang teguh pada empat prinsip utama: transparansi, partisipasi, akuntabilitas, dan kepatuhan terhadap regulasi. Menurutnya, prinsip ini bukan sekadar aturan administratif, tetapi fondasi untuk membangun kepercayaan publik.
βDengan prinsip ini, kita tidak hanya bicara soal mengelola dana, tapi juga membangun kepercayaan masyarakat. Desa yang maju lahir dari tata kelola yang bersih, terbuka, dan taat aturan,β ujar Mas Febri di hadapan perangkat desa, BPD, tokoh masyarakat, dan perwakilan lembaga desa lainnya.
Ia menambahkan, keterbukaan informasi terkait perencanaan, pelaksanaan, hingga laporan penggunaan dana desa harus dapat diakses oleh masyarakat. Hal ini akan menghindarkan desa dari potensi penyalahgunaan anggaran dan memperkuat peran serta warga dalam pembangunan.

Acara yang dimulai pukul 09.00 WIB ini berlangsung interaktif. Peserta diberikan kesempatan untuk berdialog langsung, menyampaikan pertanyaan, dan berbagi pengalaman terkait pengelolaan keuangan desa. Banyak peserta mengapresiasi penjelasan yang diberikan, karena dianggap memberi pencerahan dan panduan praktis.
Kegiatan ditutup dengan komitmen bersama untuk menerapkan prinsip tata kelola desa yang baik. Pemerintah Desa Wonosari berharap, penyuluhan ini menjadi langkah awal mewujudkan pemerintahan desa yang bersih, transparan, dan mampu menggerakkan pembangunan yang berkelanjutan. (Zack)