Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.    

Meski Efisiensi, Anggaran Pemeliharaan Rusunawa Kota Pasuruan Tetap Rp 1 Miliar: Kenyamanan Warga Jadi Prioritas

0
rusunawa-2716425520

PASURUAN, Suarabangilmedia.com – Pemerintah Kota Pasuruan memastikan layanan dasar warga rusunawa tetap aman. Meski ada kebijakan efisiensi anggaran di berbagai sektor, dana pemeliharaan tiga rumah susun sederhana sewa (rusunawa) tetap digelontorkan sebesar Rp 1 miliar, sama seperti tahun sebelumnya.

Plt Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kota Pasuruan, Akung Novajanto, menegaskan bahwa alokasi ini tidak boleh dipangkas.
“Pemeliharaan rusunawa tidak bisa dikurangi karena langsung berkaitan dengan pelayanan masyarakat. Nilainya tetap Rp 1 miliar, sama dengan tahun 2024,” jelasnya.

Anggaran ini digunakan untuk memastikan kenyamanan penghuni Rusunawa Petahunan, Rusunawa Tambaan, dan Rusunawa Tembokrejo. Mulai dari perbaikan kebocoran, aliran air macet, hingga pemeliharaan fasilitas lainnya, bisa langsung ditangani tanpa menunggu lama.

Hingga Agustus 2025, tercatat baru 50 persen atau Rp 500 juta yang terserap. Artinya, dana yang tersedia diyakini cukup untuk menutup kebutuhan pemeliharaan hingga akhir tahun.
“InsyaAllah mencukupi sampai Desember, karena pemakaian anggaran berjalan sesuai kebutuhan,” tambah Akung.

Kebijakan ini mempertegas komitmen Pemkot Pasuruan bahwa kenyamanan dan kelayakan hunian masyarakat berpenghasilan menengah ke bawah tetap jadi prioritas utama, meskipun pemerintah harus melakukan efisiensi di pos anggaran lain.

Dengan kepastian anggaran tersebut, warga rusunawa kini bisa lebih tenang. Mereka tidak hanya mendapatkan hunian terjangkau, tetapi juga terjamin dalam hal pemeliharaan fasilitas sehari-hari. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Promo Iklan Hubungi Kami