August 5, 2026
Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.    

Payung Madinah Dongkrak Kunjungan Wisata Kota Pasuruan Hampir Tembus Satu Juta Pengunjung

0
23-FT-DULU-KINI-MASJID-AGUNG-02-2601858772

PASURUAN, Suarabangilmedia.com – Payung Madinah masih menjadi magnet utama pariwisata di Kota Pasuruan. Selama enam bulan pertama tahun 2025, hampir satu juta wisatawan telah mengunjungi kota santri ini. Mayoritas datang untuk berswafoto di bawah megahnya payung raksasa yang berdiri anggun di depan Masjid Jami’ Kota Pasuruan.

Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disparpora) Kota Pasuruan, Dyah Ermitasari, menyebut total ada 901.486 wisatawan yang datang hingga akhir Juni 2025. Angka tersebut berarti rata-rata lebih dari 150 ribu wisatawan per bulan. Dari jumlah itu, 896.838 adalah wisatawan domestik, sementara 4.648 lainnya merupakan wisatawan mancanegara.

Puncak kunjungan terjadi pada April 2025, mencapai 163.337 wisatawan. Lonjakan ini dipicu oleh momen libur panjang Hari Raya Idul Fitri yang dimanfaatkan masyarakat untuk berwisata. “Jika dibandingkan periode yang sama tahun lalu, tahun ini ada kenaikan signifikan. Tahun lalu hanya 698 ribu pengunjung hingga Juni,” ujar Mita, sapaan akrab Dyah Ermitasari.

Menurut Mita, keberadaan Payung Madinah menjadi salah satu faktor utama peningkatan kunjungan. Ikon wisata yang terinspirasi dari arsitektur Masjid Nabawi di Madinah ini kerap menjadi latar foto favorit pengunjung. Pemandu wisata yang berjaga di area tersebut juga aktif membantu wisatawan menikmati suasana dan mengenal sejarah lokasi.

Anggota Komisi II DPRD Kota Pasuruan, Imam Joko, mengapresiasi capaian tersebut. Menurutnya, tujuan pembangunan Payung Madinah sebagai magnet wisata telah berhasil. “Payung ini bukan hanya mempercantik wajah kota, tapi juga mengundang orang datang. Tantangannya sekarang adalah bagaimana kunjungan ini memberi dampak ekonomi yang lebih luas,” ungkapnya.

Ia menyoroti bahwa meskipun jumlah pengunjung tinggi, kontribusi sektor pariwisata terhadap pendapatan daerah, seperti retribusi parkir dan okupansi hotel, masih perlu ditingkatkan. “Kalau dikelola optimal, pedagang di sekitar lokasi ikut merasakan keuntungan, parkir bisa meningkat setoran ke kas daerah, dan hotel-hotel juga terisi penuh,” imbuh politisi PKS itu.

Dengan tren positif ini, Pemkot Pasuruan diharapkan dapat memaksimalkan potensi Payung Madinah melalui pengelolaan yang kreatif dan berkelanjutan. Harapannya, ikon ini tidak hanya menjadi daya tarik visual, tetapi juga penggerak ekonomi masyarakat sekaligus memperkuat branding Kota Pasuruan sebagai destinasi wisata religi yang modern dan ramah pengunjung. (*)

Editor : Zack

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *