August 3, 2026
Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.    

Randupitu Mantap! Batik Sekar Randu Siap Jadi Ikon Ekonomi Kreatif Desa

0
Batik-Sekar-Randu-dengan-UM-2025

Pasuruan, Suarabangilmedia.com – Setelah sukses dikenal lewat inovasi pengelolaan sampah ramah lingkungan dan layanan digital desa, Randupitu kini tancap gas di jalur baru. Tahun 2025, desa ini meneguhkan langkah dengan menghadirkan produk unggulan yang tak kalah membanggakan: Batik Sekar Randu.

Gebrakan ini tak main-main. Sejak dua bulan terakhir, Pemerintah Desa Randupitu menjalin kolaborasi dengan mahasiswa Universitas Negeri Malang (UM) dari jurusan Tata Busana. Mereka turun langsung lewat program Kuliah Kerja Nyata (KKN) gelombang ke-3, menggarap desain, teknik produksi, hingga menciptakan alat sederhana untuk membuat batik cap khas Randupitu.

Hasilnya bikin takjub. Selama 45 hari, lahirlah Batik Cap Sekar Randu dengan canting cap buatan tangan berbahan kertas manila, triplek, dan kayu pegangan. Alat ini berukuran 20 x 20 cm, sederhana tapi revolusioner, karena memungkinkan produksi batik lebih cepat, murah, dan ramah bagi masyarakat menengah ke bawah.

Puncak kerja sama itu dirayakan lewat acara “Puncak Karya” pada Rabu (13/8/2025) di Balai Desa Randupitu. Hadir Kepala Desa Mochamad Fuad, Dosen Pembimbing Lapangan UM Abdurrahman Prasetyo, perangkat desa, TP PKK, kader desa, mahasiswa UM, serta mahasiswa UNU Pasuruan. Suasana penuh semangat menyelimuti balai desa, bak pesta kolaborasi antara akademisi dan masyarakat.

“Terima kasih kepada mahasiswa UM yang telah melahirkan inovasi batik cap khas Randupitu. Ini bukan sekadar karya, tapi jalan menuju kemandirian ekonomi. Produksinya cepat, kapasitas besar, dan harganya merakyat,” tegas Mochamad Fuad disambut tepuk tangan meriah warga.

Tak kalah hangat, Abdurrahman Prasetyo juga mengungkapkan rasa bangganya. “Kami merasa diterima dengan luar biasa di Randupitu. Semoga sinergi ini berlanjut pada program-program pengabdian lain,” ujarnya.

Tak berhenti di ruang produksi, Randupitu bahkan menyiapkan strategi regenerasi. Program “Sehari Batik Sekar Randu” akan digelar di seluruh PAUD desa agar anak-anak sejak dini akrab dengan batik desanya. “Kami ingin generasi muda tumbuh dengan rasa bangga memakai batik Randupitu,” tambah Mochamad Fuad.

Acara ditutup dengan penyerahan cenderamata, foto bersama, dan peragaan busana karya mahasiswa KKN. Dari panggung kecil di balai desa, Batik Sekar Randu kini siap melangkah besar: menjadi ikon ekonomi kreatif Randupitu yang tak hanya harum di Pasuruan, tapi juga berpeluang dikenal di panggung nasional. (Zack)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *