Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.    

Rest Area Tutur Belum Dilirik Investor, Pemdes Wonosari Siap Ambil Alih Pengelolaan

0
f-rest-area-tutur-2704430853 (1)

TUTUR, Suarabangilmedia.com – Potensi wisata yang dimiliki Rest Area Tutur ternyata belum cukup menarik minat investor. Hingga kini, pengelolaan kawasan yang terletak di Kecamatan Tutur itu masih berjalan apa adanya.

Kepala Desa Wonosari, Kecamatan Tutur, Imanuel Herlambang Santoso mengaku prihatin dengan kondisi tersebut. Menurutnya, Rest Area Tutur sebenarnya menyimpan peluang besar untuk dikembangkan sebagai destinasi wisata alternatif.

“Selama tiga tahun terakhir, pengelolaannya belum maksimal. Itu yang membuat kami ingin mengambil peran dalam mengelolanya,” ujar Imanuel.

Ia menilai, salah satu alasan kuat adalah karena lokasi rest area berada dalam wilayah Desa Wonosari. Untuk itu, pihaknya sudah mengajukan permohonan secara lisan dan berencana menindaklanjutinya dengan proposal resmi kepada Dinas Pariwisata Kabupaten Pasuruan.

“Mudah-mudahan bisa segera disetujui, agar pemanfaatannya bisa lebih optimal,” tambahnya.

Sementara itu, Kabid Destinasi dan Industri Pariwisata Dinas Pariwisata Kabupaten Pasuruan, Nusantoro, mengaku belum dapat memberikan keputusan. Ia menegaskan masih diperlukan pembahasan lebih lanjut terkait rencana pelimpahan pengelolaan kepada pemerintah desa.

“Kami masih perlu mempertimbangkan banyak hal. Sejauh ini, keputusan belum diambil,” kata Nusantoro. (*)

Editor : Santok

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Promo Iklan Hubungi Kami